Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Rabu, 06 Maret 2019 / 21:03 WIB

GP Ansor : Ada HTI di Kubu Paslon 02

JAKARTA, KRJOGJA.com - Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas menilai Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan sejumlah ormas radikal saat ini berada di belakang kubu Prabowo Subianto–Sandiaga Uno. Penilaian yang sama juga disampaikan Ketua Umum PPP Romahurmuziy.

“Cara pandang saya dengan Rommy dalam konteks ini tidak berbeda. Kita melihat memang kelompok-kelompok yang selama ini berpikiran keras menyatu di sana [kubu Prabowo]. Yaitu eks HTI ataupun kelompok yang selama ini menyebarkan paham Islam yang radikal," katanya melalui rilis yang diterima KRJOGJA.com, Rabu (06/03/2019)

Menurut Yaqut, eks HTI memilih Prabowo karena merasa peluang untuk menyebarkan keyakinan mereka kembali terbuka jika Prabowo terpilih. Kondisi berbeda jika Jokowi terpilih. Bagi kelompok ini, jika Jokowi terpilih maka upaya mereka untuk mengusung ideologi yang bertentangan dengan Pancasila dan NKRI bisa tertutup rapat.

"Kenapa mereka ada di sana (Paslon 02) karena melihat peluang paling mudah jika menang untuk bisa kembali mendakwahkan paham yang mereka yakini. Tapi kalau di Jokowi yang terpilih hal itu tertutup, sulit. Kalau di Prabowo itu relatif lebih longgar," tambah Yaqut.

Yaqut menilai hubungan Prabowo-HTI atau ormas radikal lainnya adalah hubungan atau ormas radikal lainnya adalah hubungan yang saling menguntungkan untuk saat ini. Walaupun secara ideologis mereka sangat berbeda. Ini lebih pada kepentingan taktis saja di Pemilu.

Yakut menambahkan pasca Pemilu belum tentu kedua pihak ini akan tetap bersatu, karena secara ideologi memang berbeda. Ini lebih hubungan untuk Pilpres saja dimana mereka sama-sama ingin melawan Jokowi. (*)