Peristiwa Editor : Danar Widiyanto Rabu, 06 Maret 2019 / 17:30 WIB

Oknum Bidan Ditangkap, Polres Klaten Bongkar Jaringan Aborsi Online

KLATEN KRJOGJA.com – Lima tersangka, diantaranya seorang bidan yang berstatus pegawai negeri ditetapkan sebagai tersangka pelaku aborsi. Kasus terbeut berhasil diungkap  Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten di wilayah Kecamatan Ceper, Klaten.

Kaporles Klaten AKBP Aries Andhi didampingi Kasat Reskrim AKP Didik Sulaiman Rabu (6/3/2019) mengemukakan, tersankga bidan berinisial AJ, megaku baru melakukan praktik abrosi sebanyak tiga kali. Tarif yang dipasang sekali tindakan sebesar Rp 1 juta hingga Rp 2 juta.

Kendati mengaku baru tiga kali melakukan tindakan, tersangka sudah praktik sejak tahun 2016. Selain itu juga menerima order dari luar daerah. Sehubungan hal itu, kini polisi masih terus melakukan pengembangan dari kasus tersebut.

“Dalam kasus ini kami menetapkan lima tersangka, salah satunya adalah bidan yang berstatus pegawai negeri sipil berinisial AJ,” kata Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, tersangka bidan terebut melayani pasien berasal dari luar daerah, yang ingin aborsi. Untuk menjalankan aksinya, tersankga AJ memiliki seorang penghubung berinisial APP yang kini juga ditetapkan sebagai tersangka.

Uniknya, jasa praktik abrosi itu ditawarkan secara online melalui media sosial, oleh tersangka AN yang mengaku sebagai dokter.

Tersangka AN ini yang menawarkan jasa aborsi lewat media sosial. Tersangka AN  mengaku sebagai dokter Nindira dalam Line tersebut," jelas Kapolres.

Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Didik Sulaiman mengatakan, dua tersangka lainya berasal dari Pekalongan. Mereka adalah DA yang menjalani aborsi dan kekasihnya, berinisial YJ.

"Kami masih melakukan pengembangan. Para tersangka diancaman hukuman maksimal 10 tahun," kata Kasat Reskrim. (Sit)