DIY Editor : Agus Sigit Selasa, 05 Maret 2019 / 19:25 WIB

GKR HEMAS TEMUI WARGA SEMIN

Tingkatkan Ekonomi, Semin Perlu Dibangun Rest Area

WONOSARI, KRJOGJA.com - Anggota DPD RI, GKR Hemas mengadakan kunjungan kerja di Balai Desa Bendung, Kecamatan Semin, Selasa (05/03/2019). Kedatangan rombongan disambut Staf ahli Bupati Ir Khoirudin dan Kepala Dinas Pariwisata Asty Wijayanti, Kepala Dinas Sosial Siwi Iriyanti, muspika dan undangan. 

Dalam kesempatan tersebut GKR Hemas juga meninjau stan hasil kerajinan maupun olahan makanan Asosiasi Wanita Kreatif (AWK) Semin. “Melalui pertemuan ini diharapkan terjadi komunikasi yang baik. Sehingga banyak persoalan yang dihadapi warga Semin untuk dapat diatasi. Hal ini sejalan dengan tugas dan fungsi kami selaku anggota DPD RI untuk mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Masukan yang masuk ini tentu akan diperjuangkan,” kata GKR Hemas di Balai Desa Bendung.

Camat Semin Witanto mengungkapkan, Kecamatan Semin merupakan pusat pertumbuhan ekonomi terbesar kedua setelah Wonosari. Bahkan juga merupakan jalur pada kawasan pariwisata. Karena banyak wisatawan dari Jawa Tengah yang datang ke Gunungkidul melalui Semin. Oleh sebab itu, dibutuhkan pembangunan rest area yang representatif untuk dapat mewadahi para pelaku usaha AWK. “Dalam desain juga akan dilengkapi dengan joglo pentas budaya. Karena Semin memiliki potensi seni budaya. Harapannya pentas seni budaya menjadi daya tarik dan bisa menumbuhkan ekonomi masyarakat,” imbuhnya.

Salah satu anggota AWK Semin Ngatinem menuturkan, banyaknya potensi kerajinan dan olahan makanan di Semin memang membutuhkan tempat untuk berjualan. Salah satunya rest area di jalur utama Kecamatan Semin. Jika nantinya rest area tersebut dapat terwujud, maka dipastikan akan bisa menampung berbagai jenis usaha kreatif di masyarakat. Berbagai jenis olahan makanan mampu dihasilkan diantaranya kue, mokaf, sirup dari jambu mete dan masih banyak lainya. Sedangkan kerajinan yakni wayang, lampu hias hingga batik. Bahkan jumlah anggota dari AWK di Semin ini sudah mencapai lebih dari 30 orang,” jelasnya. (Ded)