Jateng Editor : Danar Widiyanto Senin, 04 Maret 2019 / 15:41 WIB

Menyedihkan, 2874 Anak di Temanggung Tak Bersekolah

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com - Sebanyak 71 persen dari 2874 anak usia belajar di Kabupaten Temanggung kedapatan tidak bersekolah dengan berbagai alasan. Diantaranya, bekerja, tidak punya biaya dan kurangnya kesadaran serta dorongan dari lingkungannya. 

"Anak-anak ini butuh kepedulian semua pihak untuk memberikan motivasi belajar dan bersekolah, terutama koordinasi dari camat dan Dinas Pendidikan," kata Plt Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Temanggung, Ripto Susilo MSi, ditemui pada Musrenbang, Senin (4/3/2019). 

Dia mengatakan bebagai langkah ditempuh pemkab agar mereka kembali belajar di bangku sekolah sebab pendidikan merupakan investasi jangka panjang sumber daya manusia dan pembangunan Kabupaten Temanggung.  

Dia menyampaikan prakiraan struktur APBD 2020 pendapatan sebanyak Rp 1,924 triliun, dan belanja Rp 2,070 triliun sehingga ada divisit Rp 145,48 miliar. Adanya devisit tersebut akan dilakukan penyelarasan terhadap kegiatan. 

Dikatan pada usulan belanja 2020 untuk belanja bidang pembangunan manusia mendapat porsi yang terbesar yakni Rp 1,057 tiliun (50,89 persen), diikuti bidang pemerintahan sebesar Rp 297,78 miliar (14,34 persen) dan bidang insfrastruktur Rp 722,3 miliar (34,78 persen). 

Wakil Bupati Heri Ibnu Wibowo mengatakan terdapat 75.390 warga miskin di Kabupaten Temanggung. Mereka harus dientaskan dan jika tidak berarti melanggar UUD 1945 dan norma agama. "Pembangunan harus menyentuh warga miskin jangan sampai mereka ditelantarkan," katanya. (Osy)