DIY Editor : Tomi sudjatmiko Senin, 04 Maret 2019 / 10:39 WIB

Ini Dia, Empat Fase Erupsi Merapi yang Harus Diketahui

GUNUNG Merapi termasuk salah satu gunung aktif teraktif di dunia. Karena itu, masyarakat perlu memahami empat fase dalam menghadapi bencana tersebut, yang dirangkum dalam “Catur Gatra Ngadepi Bebaya Gunung Merapi”. 

Empat hal yang dimaksud adalah sebagai berikut:

1. Normal (level 1).
 

Pada tahap normal atau level 1, masyarakat boleh beraktifitas seperti kegiatan yang mereka lakukan setiap hari. Kendati, masyarakat dihimbau untuk mengikuti sosialisasi pelatihan penanggulangan bencana G. Merapi. Sementara itu, masyarakat setempat maupun luar yang ingin melakukan kegiatan disekitar merapi selalu ikuti informasi resmi tentang aktivitas dan perkembangan gunung merapi. 

Bagi masyarakat sekitar, simpan barang berharga seperti surat penting di tempat yang aman menghindari hal yang tak diinginkan. Catat berapa banyak harta atau kekayaan yang dimiliki. Peringatan, jika terjadi letusan Minor (Freaktiv) segera mencari tempat perlindungan dari material jatuhan (abu, pasir, krikil) dan jauhilah alur sungai.

2. Waspada ( level 2)

Kegiatan masyarakat sehari-hari dilakukan di luar radius 3 km dari puncak gunung merapi. Sementara itu selalu ikuti informasi penting tentang aktivitas G. Merapi saat ini, semua surat penting kumpulkan dalam satu tempat yang aman. Untuk dapat menghindari bencana, ikuti sosialisasi tentang penanggulangan bencana untuk memahami titik kumpul dan tempat evakuasi. 

Peringatan, jika terjadi letusan Minor (Freaktiv) segera mencari tempat perlindungan dari material jatuhan (abu, pasir, krikil) dan jauhilah alur sungai.

3. Siaga ( level 3)

Semua elemen kegiatan masyarakat sementara menjauh di tempat berbahaya, dahulukan evakuasi di kawasan rawan bencana. Amankan surat-surat penting, selalu ikuti informasi penting tentang perkembangan G. Merapi. 

Siapkan tas siaga yang berisikan perlengkapan dan keperluan seperi pakain, senter, perlengkapan, obat-obatan sederhana, radio, handphone/ HT, makanan ringan dan minuman ditempat yang mudah dijangkau jika terjadi sesuatu.

4. Awas ( level 4)

Bagi warga yang berada di wilayah kawasan rawan bencana (KRB) III harus berpindah atau mengungsi diperkirakan akan terkena awan panas. Tas siaga yang telah disiapkan dapat digunakan ditempat sementara dengan perlengkapan yang sudah disiapkan sebelumnya. Ikuti semua arahan dari koordinasi evakuasi desa, sementara masyarakat harus mengikuti tata cara hidup selama pengungsian. 

Jangan membahayakan diri untuk kembali ke rumah sebelum mendapat informasi dari pemerintah Gunung Merapi dinyatakan aman. Lakukan semua rekomendasi dari pemerintah. 

Kawasan Rawan Bencana (KRB) III diantaranya : Desa Kaliadem, Petung, Jambu, Kinahrejo/Palemsari, Pangukrejo, Gambretan, Kalitengah Lor, Kalitengah Kidul, Serunen (2009), Kaliurang Timur, Kaliurang Barat, Turgo, Kemiri, Ngepring, Ngandong Tritis, Kemirikebo, dan Tunggularum. (Evi Nur Afiah)