Olahraga Editor : Agus Sigit Sabtu, 02 Maret 2019 / 21:45 WIB

Gagal Kalahkan Satria Muda, Langkah Bima Perkasa Terhenti di Playoff

BATAM, KRJOGJA.com - Langkah tim wakil DIY, BPD DIY Bima Perkasa Jogja harus terhenti di fase playoff, Sabtu (2/3/2019) malam. Bima harus menyerah 0-2 dari dua game playoff yang dilaksanakan di Hi-Test Arena Batam melawan juara bertahan Satria Muda Pertamina. 

Di game pertama yang diadakan Jumat (1/3/2019) kemarin, Bima harus mengakui keunggulan Satria Muda dengan skor 69-81. Sementara di game kedua Sabtu (2/3/2019) malam, Bima yang sempat unggul harus menyerah dengan skor akhir 76-85. 

Di game kedua sebenarnya Bima berpeluang menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan memaksa ke game ketiga. Namun, saat unggul setengah bola di paruh pertama, konsistensi para pemain kembali menjadi persoalan. 

Di quarter keempat begitu terasa saat Galank Gunawan tak lagi bisa dimainkan setelah melakukan lima kali foul. Yanuar Dwi Priasmoro yang harus menjalankan peran ganda mencetak poin mengejar ketinggalan dan menjaga Arki Wisnu pun kewalahan hingga akhirnya tak bisa mengejar ketinggalan. 

Pelatih Bima, Raoul Miguel Hadinoto Eboss pun tak menampik bahwa anak asuhnya tak bisa berbuat maksimal di quarter keempat. Kedalaman skuad termasuk para pemain penghuni bench cadangan masih menjadi persoalan terlebih setelah satu pemain utama foul out. 

“Satria Muda benchnya bisa mencatatkan 17 poin sementara kita hanya 1. Inilah basket, semua hal bisa terjadi dan kami harus mengakui kekalahan. Di quarter empat memang kali ini kami benar dirampok, meski secara statistik kami lebih baik dari game pertama kemarin,” ungkapnya. 

Meski begitu, Eboss tak terlalu risau dengan capaian di musim ini yang hanya menyentuh babak playoff saja. Pasalnya, sejak awal Bima memang melakukan perjalanan menaiki tangga satu per satu untuk membentuk tim kuat.

“Kami tidak gagal, sejak awal target kami adalah playoff dan ada progress dari tahun ke tahun. Tahun lalu kami perbaiki peringkat, tahun ini playoff dan tahun depan kami lebih kuat lagi,” sambung pelatih berkepala pelontos ini. 

Bahan evaluasi telah dikumpulkan tim pelatih untuk menyambut musim depan. Bima berkeinginan memperbaiki kekuatan pemain secara menyeluruh termasuk penghuni bangku cadangan di pinggir lapangan. (Fxh)