Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 03 Maret 2019 / 10:54 WIB

Tim KKN Unnes Gali Sejarah Desa Bergaskidul

SEMARANG,KRJOGJA.com - Duapuluh mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) melakukan KKN alternatif di desa Bergaskidul Kec Bergas Kab Semarang 10 Januari sampai 25 Februari 2019 lalu. Salah satu kegiatannya, menelusuri jejak peradaban desa lewat program kerja pembuatan buku sejarah.

Beberapa benda bukti sejarah telah ditemukan di Desa Bergaskidul berbentuk batu-batuan  beraneka bentuk yang sudah tidak utuh lagi karena usia. Di antaranya pecahan batu bata kuno (batu banon) di desa yang dekat dengan obyek wisata Bandungan ini.

Didampingi Komunitas Dewa Siwa, Pemuda Desa dan dipandu pamong budaya Kabupaten Semarang  Tri Subekso, tim KKN melakukan penelitian tentang adanya candi peninggalan sejarah, tepatnya di area sawah plawangan, Desa Bergaskidul. Informasi berawal dari laporan warga desa yang menemukanbenda bersejarah di di lahan garapannya yang kemudian disimpan di rumah petani pemilik sawah sejak 2014. Kemuudian 19 Februari 2019, kala tersebut diambil oleh Ganjar Pitoyo kepala dusun Krajan, dari hasil penemuan bukti sejarah itu kemudian oleh kepala dusun diamankan dan disimpan dirumahnya.

Tim KKN Alternatif akhirnya bekerjasama dengan berbahai pihak selama 5 jam menyisir di sekitar lokasi tempat ditemukannya benda-benda peninggalan sejarah tersebut. Hasilnya ditemukan beberapa bukti sejarah di antaranya  pecahan batu bata kuno (batu banon) di area persawahan.

“Pembuatan program kerja kami sesungguhnya hanya penulisan. Kamimenggali dan mengumpulkan data serta informasi warga setempat tentang sejarah di desa Bergaskidul. Ternyata banyak tinggalan arkeologis di desa ini. Kami berharap ada tindak lanjut dari instansi terkait dan adanya sosialisasi sertaedukasi kepada masyarakat agar mengetahui tentang nilai historis dari benda cagar budaya untuk dilindungi dan dilestarikan” ujar Indah Suci Fatmawati, salah satu peserta KKN. (sgi)