Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Selasa, 26 Februari 2019 / 16:50 WIB

Kemenpar Permudah Izin Investasi di Danau Toba

JAKARTA, KRJOGJA.com - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, hingga saat ini sudah  Rp 6,1 triliun investasi yang masuk ke Danau Toba dari 7 investor khusus ke sektor pariwisata. Hal ini dikarenakan pemerintah memudahkan perizinan berinvestasi lewat satu pintu yakni Badan Otorita Danau Toba (BOT).

"Kalau dulu mengurus perizinan untuk investasi sangat rumit, namun dengan adanya BOT, maka semua perizinan satu pintu dan itu memudahkan investor menanamkan investasinya. Sejak ada BOT sudah Rp 6 triliun investasi di sektor pariwisata yang masuk ke Danau Toba,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya pada acara peluncuran  Calender of Event Danau Toba, di Jakarta, Senin malam (25-2).

Dikatakan,  dengan adanya peningkatan investasi di Danau Toba tentu akan tercipta 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas) dan unsur 3A di Danau Toba di antaranya aksesibiltitas penerbangan internasional melalui Bandara Silangit Siborong-borong yang tiap tahun mendatangkan sekitar 200 ribu wisman sera  pengembangan infrastruktur jalur outer ringroad dari Kualanamu menuju Toba. Serta adanya hotel bintang 4 di sekitar Danau Toba.

"Untuk penerbangan, tahun 2017 jumlah penumpang lewat Bandara Silangit hanya 280 ribu orang, namun pada tahun 2017 meningkat 50 persen menjadi  420 ribu orang, dan sekarang hotel bintang 4 juga sudah ada,” kata Arief Yahya.

Untuk atraksinya,  tambah Menpar,  pada tahun 2019 ini, Danau Toba ada 17 event pariwisata berskala nasional dan internasional. Danau Toba yang dikembangkan sebagai ‘Bali Baru’ merupakan destinasi pariwisata berkelas dunia dan perlu dipromosikan ke seluruh dunia. (Lmg)