DIY Editor : Ivan Aditya Selasa, 26 Februari 2019 / 12:34 WIB

Penataan Parangtritis Dilanjutkan

BANTUL, KRJOGJA.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul saat ini mulai melakukan penataan kawasan Parangtritis. Pemkab menargetkan penataan terutama bangunan-bangunan telah bersih pada Juni mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul Kwintarto Heru Prabowo menuturkan titik utama penataan kawasan Pantai Parangtritis yakni terkait ambang batas 200 meter dari bibir pantai yang harus bersih dari bangunan baik permanen ataupun non permanen. Hal ini menyebabkan ada beberapa bangunan usaha yang harus bergeser dari tempat semula.

”Penataan dilakukan secara bertahap karena harus mengikuti kesiapan masyarakat dan juga anggaran yang dimiliki Pemkab Bantul. Tahap pertama penertiban tahun ini adalah kawasan selatan jalan. Harapannya selatan konblok harus selesai secepatnya sebelum Lebaran,” urai Kwintarto.

Kwintarto berharap pada libur Lebaran 2019 Parangtritis sudah memiliki wajah baru yang lebih menarik, bersih, asri dan nyaman dikunjungi wisatawan. Ditambahkannya, terkait pendapat pelaku usaha dan masyarakat kawasan pesisir pantai Parangtritis, Kwintarto mengaku sebagian besar pelaku usaha dan masyarakat sudah setuju dengan adanya penataan kawasan tersebut.

”Kami sangat paham apabila kawasan ini menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat. Namun jika kami tidak melakukan penataan maka dikhawatirkan akan menimbulkan potensi permasalahan baru. Maka penataan dilakukan selalu dengan hati,” ujar Kwintarto.

Beberapa usaha yang berada di sepanjang kawasan ini sekarang digunakan sebagai usaha kolam renang, pemandian air hangat, penyewaan payung, penjualan kelapa muda, penyewaan jasa motor ATV, trail, jeep, hingga jasa sewa kuda. Adapun penataan kawasan Pantai Parangtritis mendesak dilakukan mengingat pantai itu menjadi ikon Bantul.

Apalagi Parangtritis merupakan penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata terbesar yakni sebanyak 80 persen. Adapun total pendapatan pariwisata 2018 sebanyak Rp 29 miliar.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Parangtritis Tri Waldiana, mengaku warga dan pelaku usaha di kawasan Parangtritis sudah sepakat dengan penataan yang akan dilakukan Pemkab Bantul. ”Mungkin yang belum setuju ada beberapa oknum saja,” tambahnya. (Aje)