Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Selasa, 26 Februari 2019 / 01:21 WIB

SEKOLAH NURUL HIJRAH BANTUAN PEMBACA KR DIRESMIKAN

Lega, Bisa Digunakan Ujian Nasional Siswa

LOMBOK, KRJOGJA.com - Sekitar  200 wali siswa, siswa dan tokoh masyarakat lega dengan selesaikan pembangunan Sekolah Ponpes NW Nurul Hijrah, Desa Sugian, Kecamatan Sambelia Lombok Timur. 

Ungkapan kelegaan mereka disampaikan Ketua Yayasan Nurul Hijrah, Haji Ali Ramdhani dalam sambutan Peresmian dan Serahterima bangunan yang direkonstruksi dari dana Sumbangan Pembaca KR, Senin (25/2). 

Ali menceritakan terpukulnya pengelola sekolah setelah melihat kondisi bangunan yang hancur akibat gempa bumi. Sebagai sekolah swasta, sangat berat untuk membangunkan kembali gedung yg hancur.  Namun ternyata, ada bantuan dari Pembaca KR yang kemudian merekonstruksi 2 bangunan yg hancur terkena gempa. Dana yang digunakan dari pembaca KR, sebesar Rp 350 juta. "Kami atas nama pengelola dan wali murid mengucapkan terima kasih kepada warga Yogya dan KR yang telah membantu. Sehingga para siswanya bisa belajar kembali," ujar Ali.

Dua bangunan yg direkonstruksi tersebut 3 ruang kelas Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan satu ruang guru SMA Islam. Baik MI dan SMAI dalam satu naungan Yayasan Ponpes Nurul Hijrah .  Dengan selesainya pembangunan sekolah, maka sekolah tersebut bisa menggelar ujian nasional (UN) April mendatang.

Bupati Lombok Timur H Sukiman Azmi, melalui Camat Sambelia menyampaikan banyak terima kasih atas kepedulian pembaca KR yang membangunkan kembali sejumlah ruang kelas yang hancur. Camat berharap bangunan yang diserahkan tersebut dapat dirawat dengan baik dan digunakan untuk meningkatkan proses belajar siswa.

Selain itu dengan telah dibangunkan kembali ruangan yang hancur dapat memotivasi para siswa untuk lebih giat belajar, sehingga mampu mengukir prestasi yang lebih baik.  Selain tokoh masyarakat, hadir pula CEO RS Namira,  H Heri, anggota DPRD Kabupaten Lombok Timur, Marianah. (Jon)