Jateng Editor : Danar Widiyanto Senin, 25 Februari 2019 / 07:10 WIB

Durian Purwosari Salaman, Jadi Idola untuk Menopang Perekonomian

MAGELANG, KRJOGJA.com - Untuk meningkatkan salah satu hasil pertanian dan perkebunan, yang nantinya masyarakat benar-benar dapat merasakan hasil dari pertanian tersebut, di Desa Purwosari Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang digelar Festival Durian 2019, Minggu (24/2/2019). Maskipun baru dilaksanakan pertama kalinya, namun animo masyarakat sangat besar. 

Tidak hanya masyarakat wilayah Magelang, tetapi dari luar Magelang pun banyak berdatangan untuk mengikuti kegiatan ini. Dalam rangkaian kegiatan ini juga dilaksanakan acara makan durian bersama serta kirab yang diwarnai dengan penampilan gunungan yang terdiri dari puluhan huah durian lokal Purwosari. Festival ini dibuka Wakil Bupati Magelang Edy Cahyana SE, yang juga sempat membacakan sambutan tertulis Bupati Magelang Zaenal Arifin SIP.

"Di wilayah Desa Purwosari banyak ditemui tanaman pohon durian yang merupakan peninggalan nenek moyang, dan baru tahun ini bisa dilaksanakan kegiatan Festival Durian. Ratusan pohon durian tumbuh di Desa Purwosari, dengan beberapa jenis duria, baik berupa jenis Durian Pekok, Durian Ungu maupun lainnya. Diantara pohon durian tersebut ada yang usianya sudah ratusan tahun," ujar Kepala Desa Purwosari Subagyo kepada wartawan.

Dalam rangkaian kegiatan Festival Durian pertama ini, juga dilaksanakan lomba olahan dengan berbasis bahannya dari buah durian. Banyak produk olahan yang dihasilkan warga dari bahan durian ini. Selain es krim, juga ada produk olahan berupa getuk durian maupun lainnya.

Dibenarkan Subagyo, keberadaan buah durian ini juga mampu menopang perekonomian masyarakat di Desa Purwosari. Masyarakat yang tidak memiliki tanaman durian dapat bekerja kepada mereka yang memiliki tanaman buah durian, diantaranya sebagai pengikat buah durian di setiap pohonnya maupun lainnya. Mereka yang memiliki tanaman buah durian juga dapat menerima hasilnya.(Tha)