Ragam Editor : Ivan Aditya Sabtu, 23 Februari 2019 / 15:49 WIB

‘Gowes’ Klaten - Yogya, Sarijo Kenalkan Sepeda Kayu Buatannya

HAMPIR setengah hidupnya Sarijo warga Desa Seworagan Kelurahan Tambaan Kecamatan Jogonalan Kabupaten Klaten Jawa Tengah menghabiskan waktunya bergelut dengan dunia kayu. Dengan terus mengasah keterampilannya, Sarijo berkarya untuk menciptakan hasil-hasil seni unik dari bahan kayu.

Pria berambut gondrong ini mengungkapkan sebelum menggeluti profesinya sebagai perajin mebel, ia pernah bekerja sebagai kuli bangunan. Dari situlah ia mulai berlajar tentang dunia kayu dengan melihat para tukang kayu yang tengah bekerja di proyek.

“Tidak ada bakat khusus dalam seni maupun kerajinan. Semua berjalan sendirinya dan berawal dari coba-coba hingga akhirnya seperti sekarang ini,” ungkap Sarijo.

Baca juga :

Warga Jogonalan Ciptakan Motor dan Sepeda dari Kayu

Setelah merasa mampu akhirnya Sarijo memberanikan diri membuat perlengkapan rumah terbuat dari kayu seperti tempat tidur, almari, meja dan kursi. Ternyata produk buatannya itu diminati sehingga akhirnya ia pun menekuni pekerjaan sebagai perajin mebel hingga kini.

Tangan trampil Sarijo terus berkreasi hingga akhirnya ia berhasil membuat sepeda motor maupun sepeda onthel dari kayu. Hasil karya uniknya itu pun cukup menyita perhatian sehingga Sarijo tergerak untuk mengenalkannya.

Disela kesibukan Sarijo tak jarang menyempatkan diri berkeliling kampung menggunakan sepeda kayu buatannya. Kebetulan ia juga hobi bersepeda sehingga kegiatan ‘ngonthel’ sangat mengasikan baginya.

“Kalau saya naik ini pasti dilihati orang karena dianggap unik. Bahkan saat di pasar orang-orang malah pada minta foto bareng sepeda,” ungkapnya.

Sarijo juga pernah dengan sepeda kayunya itu mengayuh hingga Yogya hanya sekedar untuk bertemu dengan teman-temannya pecinta sepeda. Sepanjang jalan ia dan sepeda unik buatanya malah menjadi tontonan warga.

“Saya malah senang, dengan itu saya dapat mengenalkan sepeda kayu ini kepada masyarakat. Yang penting masyarakat tahu dulu, untuk bagaimana selanjutnya itu dipikir nanti,” jelasnya.

Sarijo mengaku hingga kini belum terpikirkan untuk memproduksi sepeda kayu buatannya dalam jumlah banyak lalu menjualnya. Dikatakan Sarijo, ia masih ingin menikmati hasil karyanya itu dan menjadikannya sebagai koleksi.

“Untuk saat ini belum teripikirkan untuk menjualnya, masih akan saya nikmati sendiri sebagai koleksi. Saya malah berpikir akan membuat sepeda kayu lagi dengan model yang lebih unitk,” ungkapnya. (Evi Nur Aviah)