DIY Editor : Ivan Aditya Sabtu, 23 Februari 2019 / 01:16 WIB

Gudeg Pawon, Kuliner Malam yang Tak Pernah Sepi

SEBAGAI Kota Gudeg, kuliner yang satu ini dapat dengan mudah ditemui di sudut-sudut Yogya. Salah satu gudeg yang  memiliki keunikan yakni Gudeg Pawon yang berada di Jalan Janturan, Kelurahan Warungboto, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Dinamakan Pawon (dapur) karena pembeli bebas memilih menu dan mengambil langsung dari dapur tempat dimana gudeg lezat ini dibuat.

Gudeg Pawon ini baru buka pukul 21.30 WIB. Meski buka malam hari namun tempat ini tidak pernah sepi dari pengunjung, sehingga jika ingin jelajah kuliner seporsi gudeg di lokasi ini harus rela antre terlebih dahulu.

Wanto pemilik Gudeg Pawon menceritakan, ia meneruskan usaha gudeg ini dari ibunya yang sudah berjualan sejak 1958 yang lalu. Dulu ibunya berjualan berpindah-pindah di pasar-pasar sekitar Kota Yogyakarta seperti Pasar Sentuh hingga akhirnya berjualan di rumah.

“Tahun 2000 kita jualan di rumah. Dari mulut ke mulut malah semakin ramai karena sebelumnya sudah berjualan di pasar,” katanya kepada KRJOGJA.com.

Satu lagi yang khas dari Gudeg Pawon yakni gudeg disajikan basah dan berkuah. Wanto mengatakan Gudeg Pawon merupakan gudeg yang disajikan berbeda. “Di sini gudegnya basah dan lebih gurih, beda dengan gudeg lain yang kering dan manis,” ungkapnya.

Menu gudeg pawon pada umumnya sama dengan gudeg lainnya. Terdiri dari nangka muda, telur, ayam beberapa bagian seperti paha, dada maupun sayap. Harga satu porsi Gudeg Pawon bervariasi, mulai dari Rp 13.000 hingga Rp 40.000. (Rizki Oktavian)