Hiburan Agregasi    Jumat, 22 Februari 2019 / 16:56 WIB

Marion Jola Tanggapi Santai Insiden Buka Jaket

JAKARTA, KRJOGJA.com - Finalis ajang pencarian bakat Indonesian Idol, Marion Jola, baru-baru ini menjadi buah bibir masyarakat lantaran video melepas jaket di sebuah acara Pentas Seni yang digelar sebuah sekolah di Ambon. Aksi tersebut menjadi ramai lantaran Marion Jola membuka jaketnya dan hanya meninggalkan tanktop bertali tipis tanpa belahan di depan para siswa yang menonton.

Melihat aksinya tersebut viral di sosial media, gadis 18 tahun ini mengaku bahwa pada kenyataannya, ia sempat bertanya kepada para penonton untuk melepas atau memakai kembali jaketnya. Sayangnya momen tersebut tak terekam video dan hanya meninggalkan berbagai macam spekulasi dari masyarakat.

"(Jaket) Dipakaiin lagi, kayak aku dikasih masukan pakai saja jangan dilepas, jadi ya sudah pakai lagi. Turun dari panggung enggak ada omongan. Pas dipakai aku juga enggak apa-apa, enggak masalah dan mikir macam-macam. Kayak aku mikir memang enggak boleh buka jaket," ungkap Marion Jola, saat ditemui di Balai Sarbini, Jakarta Pusat, Kamis 21 Februari 2019.

Lala, begitu ia biasa disapa, menambahkan bahwa usai manggung, ia mengaku tak ada sama sekali masalah yang terjadi, termasuk tidak adanya kritik dari pihak sekolah. Lewat tersebarnya video tersebut, ia menganggap bahwa dirinya harus lebih belajar lagi memahami pemikiran setiap orang.

"Memang enggak ada masalah. Abis nyanyi, pihak sekolah enggak ada omongan apa-apa. Jadi ya karena netizen saja. Itu hal yang baik dan masukan yang baik, jadi aku belajar lagi. Memang itu kesalahan yang luar biasa tetapi tidak membenarkan. Tapi itu pembelajaran dari sisi pemikiran orang-orang," paparnya.

Banyaknya hujatan dari netizen, rupanya tak membuat kekasih dari Julian Jacob ini merasakan beban tersendiri. Ia bahkan memaklumi hal tersebut lantaran setiap manusia memiliki sisi kewajaran mereka masing-masing.

"Enggak pernah jadi beban. Aku tahu diri aku sendiri gimana, dan keluarga aku gimana. Kita tahu, aku tahu sebenarnya gimana. Kalau orang pikirannya, ya itu dampak dari apa yang aku ekspresikan ke semuanya. Orang Indonesia punya standar wajar dan enggak wajarnya," tuturnya.

"Jadi kayak ya sudah, enggak apa-apa, setiap orang punya standar. Kalau disebut enggak sopan enggak apa-apa. Kalau aku berpikiran, selagi tidak mencelakakan siapa-siapa dan masih bisa toleransi, so aku anggap itu bagian ekspresi diri aku sebagai publik figur," pungkas Marion. (*)