Jateng Editor : Danar Widiyanto Jumat, 22 Februari 2019 / 05:11 WIB

Bantu Warga Tak Mampu, Dibangun 250 Ribu RTLH

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com - Sebanyak 250 ribu unit rumah tidak layak huni akan dibangun Kematerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI pada 2019. Dari jumlah itu 2.250 diantaranya bakal dibangun di Kabupaten Temanggung. 

Kasubdit Pendataan, Perencanaan dan Pembangunan Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, Rubiyo mengatakan pembangunan rumah tersebut bersifat swadaya atau stimulan. Sehingga keluarga sasaran harus siap dirangsang dengan harapan setelah dirangsang dari tidak mampu menjadi mampu, dari belum berfikir menjadi berfikir. 

"Biaya bantuan per unit Rp 17,5 juta dengan perincian Rp 15 juta pembelian material dan Rp 2,5 juta biaya tukang," kata Rubiya saat mendampingi reses anggota DPR RI dari Komisi V, Sudjadi di Temanggung, Kamis (21/2/2019). 

Reses dihadiri Kepala Desa yang masyarakatnya mendapat bantuan. Kapores Temanggung dan Kajaksaan dihadirkan untuk memberikan arahan dalam pelaksanaan kegiatan tidak menyalahi aturan.  

Dia mengatakan pembangunan rumah tidak layak huni tahun 2019 lebih banyak dibanding tahun 2018 yang berjumlah 180 ribu unit, itu pun juga ada peningkatan kualitas pembangunan rumah warga tidak layak huni. Disampaikan untuk tahun 2019 usulan di Temanggung sebanyak 2250 unit, tetapi sebagai langkah awal dibangun untuk 1600 unit. Syarat rumah yang akan dibangun ini diantaranya dari tiga faktor yakni keselamatan bangunan, kesehatan dan keluasan gerak. 

Sudjadi mengatakan pelaksanaan bantuan RTLH harus mendapat kontrol dari Kepala Desa, dan Kades harus tertib anggaran dan pelaporan. Supaya tidak ragu-ragu mereka harus berkonsultasi dengan polres dan kejaksaan. "Polres dan kejaksaan ini mitra jadi harus mau berkonsultasi, " katanya. Dia mengatakan Kades harus tepat administrasi, sasaran  dan manfaat dalam program RTLH. Sehingga rakyat penerima dapat merasakan manfaat positif.

Bupati Temanggung Al Khadziq menyampaikan terimakasih  atas peranan anggota Komisi V  DPRRI Sudjadi untuk pembangunan di Temanggung dengan menurunkan bantuan program dari pemerintah pusat. "Betapa besarnya perhatian beliau pada Temanggung terutama pada pembangunan infrastruktur wiyalah, seperti irigasi, rusunawa, jembatan dan jalan," katanya. 

Dia mengungkapkan  dalam beberapa tahun terakhir untuk RTLH di Temanggung sebanyak 5170 unit dan pada 2019 akan sebanyak 2250 unit. Semoga kedepan akan lebih banyak bantuan dari pemerintah pusat yang dibawa wakil rakyat ke Temanggung, ini semya demi kepentingan masyarakat Temanggung. (Osy)