Jateng Editor : Danar Widiyanto Jumat, 22 Februari 2019 / 00:10 WIB

Polisi Bakal Tembak Pengganggu Distribusi Logistik Pemilu

KUDUS, KRJOGJA.com - Sebanyak 2.900 ton logistik surat suara untuk pemilihan presiden dan legislatif (pilpres-pileg) dari percetakan PT Pura Barutama Kudus, secara bertahap didistribusikan ke tempat Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah yang menjadi tujuan. PT Pura Barutama menjadi salah satu dari lima anggota konsorsium yang tergabung dalam kerja sama operasional (KSO), di mana PT Gramedia sebagai leader.

Pura mendapat jatah mencetak 94 juta surat suara pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Daerah tujuan lima provinsi, yakni Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, dan sebagian Jawa Barat meliputi Bogor, Sumedang dan Subang.

“Hingga sekarang sudah sekitar 40 persen pesanan terselesaikan,” ujar Manager General Affair PT Pura Barutama Kudus Iwan Wijaya, melalui Manajer Affair Unit Total Security System (TSS) Mulyani, Kamis (21/2/2019) malam, usai pengiriman logistik surat suara pemilu ke DKI Jakarta, Kepulauan Seribu, dan terakhir sore tujuan Bogor.

Pengiriman ditandai penyegelan pintu belakang truk tronton milik PT Pos Indonesia yang digunakan mengangkut logistik pemilu, serta pemasangan stiker bertuliskan “Logistik Pemilu 2019, Barang Milik Negara”.  Pelepasan disaksikan Kapolres Kudus AKBP Saptono beserta jajaran, Pengawas dari KPU Pusat Zaenudin, tim ahli quality control Polimedia Fauzan Fadlian, serta sejumlah pimpinan PT Pura Barutama.  

Mulyani mengatakan, kontrak pengadaan surat suara dimulai 24 Januari hingga 3 April 2019. Secara bertahap mulai dikirim 6 Februari lalu. Pihaknya akan mempercepat pemenuhan surat suara paling lambat akhir Maret mendatang. “Pengiriman logistik pertama kami kirimkan ke tujuan paling jauh, yaitu Provinsi NAD,” jelasnya.

Kapolres Kudus AKBP Saptono mengatakan, sejak proses produksi hingga pengiriman mendapatkan pengawasan melekat 24 jam dari KPU Pusat dan back up keamanan dari Mabes Polri dan Polda tujuan. Enam anggota Brimob Kelapa Dua Jakarta, ditempatkan untuk pengawasan tempat produksi, perjalanan, dan gudang logistik.

“Polisi akan bertindak tegas, tembak di tempat bagi siapa pun yang melakukan tindak kejahatan terhadap dokumen rahasia negara,” tegasnya.

Sementara, Manajer Marketing PT Pos Indonesia Cabang Kudus, Pujiono menyatakan, tidak ada kendala berarti dalam pengiriman surat suara. Total surat suara pemilu dan dokumen lain yang dikirim sesuai perhitungan mencapai 2.900 ton. (Trq)