Jateng Editor : Ivan Aditya Kamis, 21 Februari 2019 / 17:32 WIB

Suami Istri Ditemukan Tewas di Rumahnya

BOYOLALI, KRJOGJA.com - Sepasang suami istri, Adik Haryono (47) dan Muntamah (40), yang tinggal di Kampung Harjomulyo Kelurahan Siswodipuran Boyolali Kota ditemukan tewas di rumahnya, Kamis (21/02/2019) pagi. Harjono ditemukan tewas dengan leher tergantung di bawah tangga, sementara istrinya tergeletak di lantai kamar dengan bekas jeratan di leher.

Margono, kakak Muntamah, yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut. Sekitar pukul 10.00 WIB saat ia melintas, ia melihat lampu teras depan masih menyala. Curiga ada sesuatu, ia lalu mengecek ke dalam rumah. Saat masuk rumah, ia melihat Adik Haryono tergantung di tangga. Ia pun langsung memberi tahu warga dan segera melapor ke polisi.

Setelah rumah diperiksa polisi, baru diketahui jika Muntamah, adik kandungnya, ternyata juga meninggal di lantai kamar tidur. Terdapat bekas jeratan di lehernya. Margono menduga adiknya dibunuh suaminya. Namun ia tak menjelaskan motifnya. "Kesimpulan saya, adik saya ini dibunuh dulu, setelah ketakutan mungkin gantung diri," kata Margono.

Dari informasi yang dihimpun, ditemukan surat wasiat yang kemungkinan ditulis oleh suami, Adik Haryono. Surat tersebut berisi bahwa Haryono membenci perceraian dan minta dimakamkan di tempat asalnya di Gatak, Kecamatan Mojosongo. Selama ini, pasutri yang memiliki dua anak berusia 2 tahun dan 7 tahun tersebut tinggal di rumah di Harjomulyo, yang merupakan rumah milik kakak Muntamah, Margono.

Kapolres Boyolali, AKBP Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut, sehingga belum bisa memberikan kesimpulan tentang motif dan sebagainya. "Belum bisa kita sebutkan. Kita masih akan melakukan Otopsi terjadap kedua jasad korban ini terlebih dulu untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban," katanya. (Gal)