DIY Editor : Ivan Aditya Kamis, 21 Februari 2019 / 13:18 WIB

Tebing Desa Kamal Longsor

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Longsor terjadi pada sebuah tebing setinggi 10 meter dan nyaris menimpa rumah warga di Dukuh Trites RT 2 RW 1 Desa Kamal, Kecamatan Bulu. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Petugas dari tim gabungan langsung melakukan kerja bakti membersihkan reruntuhan tanah longsor.

Lepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo Sri Maryanto, Kamis (21/02/2019) mengatakan, tebing longsor terjadi setelah di wilayah Dukuh Trites, Desa Kamal, Kecamatan Bulu hujan deras sejak Rabu (20/02/2019) sore. Posisi tebing tersebut berada di belakang rumah warga milik Yanti.

Beruntung longsoran tanah tidak sampai mengenai dan menyebabkan kerusakan rumah dan hanya sampai di halaman belakang. Kejadian tersebut membuat pemilik rumah dan warga lainnya khawatir terjadi longsoran susulan.

Warga kemudian melaporkan kejadian ke petugas terkait. Selang tidak lama petugas datang dan langsung melakukan proses evakuasi. Namun karena kondisi waktu sudah malam hari maka kegiatan ditunda dan kerja bakti baru dilaksanakan pada Kamis (21/02/2019) pagi.

Petugas dari tim gabungan seperti BPBD, SAR, TNI, Polri, relawan dan warga masyarakat terlibat gotong royong membersihkan longsoran tanah. Hal itu dilakukan untuk mengamankan tebing agar tidak terjadi longsor susulan. Meski begitu warga yang tinggal disekitar tebing tetap diminta untuk selalu waspada mengingat kondisi cuaca masih sering turun hujan deras.

“Kondisi wilayah perbukitan saat musim hujan seperti sekarang memang rawan longsor. Sampai sekarang baru ada dua kejadian tebing longsor di wilayah Kabupaten Sukoharjo dan semuanya di Kecamatan Bulu,” ujarnya.

Dalam dua kali kejadian tebing longsor semuanya tidak sampai menimbulkan korban jiwa dan luka. Petugas langsung melakukan proses evakuasi begitu ada kejadian dan laporan warga.

BPBD Sukoharjo bersama petugas terkait lainnya juga aktif melakukan pemantauan wilayah. Warga juga dilibatkan dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari bentuk kewaspadaan terhadap kerawanan terjadinya bencana alam khususnya tanah longsor.

Wilayah di Kecamatan Bulu memiliki karakteristik perbukitan dan masuk rawan longsor. Beberapa rumah warga juga diketahui berada pada posisi rawan karena dekat dengan tebing.

“Sebelumnya sudah kami petakan wilayah rawan termasuk di perbukitan dimana ada temuan retakan tanah. Titik itu masuk kategori rawan longsor,” lanjutnya.

Camat Bulu Widyanto Setya mengatakan, Pemerintah Kecamatan Bulu masih melakukan pendataan terkait kejadian tebing longsor di Dukuh Trites, Desa Kamal. Meski begitu dipastikan tebing longsor tidak sampai menyebabkan korban.

“Lokasi tebing longsor sudah dievakuasi oleh petugas tim gabungan. Warga juga sudah kami minta tetap waspada karena kondisi sekarang rawan bencana alam seperti tanah longsor,” ujarnya. (Mam)