Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 21 Februari 2019 / 06:06 WIB

OBU VI Padang Dorong Konektivitas Intra Sumatera

PADANG.KRJOGJA.com - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub melalui Kantor Otoritas Bandar Udara IV Padang terus berupaya mendorong peningkatkan konektivitas intra Sumatera.

Upaya ini dilakukan agar pelayanan masyarakat antar Sumatera bisa terlayani dengan lebih baik.  Peningkatan layanan penerbangan langsung dari Sumatera ini merupakan langkah efektif dalam memperluas pangsa pasar penerbangan domestik. 

Jaringan penerbangan intra Sumatera merupakan salah satu potensi market yang menjanjikan, seiring dengan kebutuhan masyarakat akan akses pengembangan jaringan dengan waktu tempuh koneksi penerbangan yang lebih nyaman dan menghemat waktu. 

"Jaringan penerbangan intra Sumatera ini perlu dikembangkan, sehingga pelayanan masyarakat bisa terlayani dengan baik,” kata Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang, Agoes Soebagio, di Padang, Rabu (20/02/2019).

Menurut Agoes, pengembangan penerbangan intra Sumatera tidak hanya berdampak pada pelayanan kepada penumpang, tetapi bisa mengurangi traffic penerbangan melalui Jakarta. "Selain itu, dapat menarik maskapai penerbangan lain untuk membuka rute penerbangan yang sama dengan maskapai yang sudah melayani sehingga tercipta kompetisi dan berpengaruh pada tarif," ujarnya.

Pengembangan penerbangan intra Sumatera juga dapat menambah rute – rute baru dari satu destinasi ke destinasi lain di Sumatera, seperti Muarabungo – Padang, dan Silampari – Padang. "Saya juga berharap ada penerbangan langsung ke luar  Sumatera, misalnya rute Padang – Bali atau Padang  - Makassar, atau Palembang – Makassar," tambahnya.

Malalui ragam pilihan koneksi penerbangan yang singkat dan nyaman, lanjut Agoes, pembukaan rute baru intra Sumatera juga dapat turut membantu upaya pemerintah dalam meningkatkan potensi pariwisata nasional sekaligus menunjang pertumbuhan iklim investasi nasional melalui akses konektivitas yang nyaman.  

Namun demikian, menurut Agoes, pengembangan intra Sumatera harus disesuaikan dengan program utama yang dimiliki Kantor OBU VI. Diantaranya terwujudnya tingkat pengawasan pada bidang keselamatan, keamanan, dan pelayanan penerbangan. 

Kemudian, terwujudnya sistem integrasi (online sistem) sebagai upaya peningkatan kinerja pengawasan oleh inspektur penerbangan. Selain itu, peningkatan kompetensi instruktur penerbangan dan personil serta terciptanya koordinasi, singkronisasi dan hubungan kerja yang baik antara regulator dan operator serta pemangku kepentingan di lingkungan di wilayah kerja Kantor OBU VI. (Imd).