DIY Editor : Ivan Aditya Rabu, 20 Februari 2019 / 11:42 WIB

Pajak Sebagai Bukti Masyarakat Berperan dalam Pembangunan

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com - Tahun 2019 Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Gunungkidul mencapai 593.975 objek pajak. Nilai pokok ketetapannya Rp 24.127. 079.821. Sedangkan 2018 lalu, terdapat 593.035 objek pajak dengan pokok ketetapan Rp 23.738.484.000.

”Tahun ini meningkat 940 objek pajak dan ketetapannya bertambah Rp 388. 595.821,” kata Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul Saptoyo MSi di acara Penyampaian SPPT PBB-P2 Tahun 2019 oleh Bupati Gunungkidul kepada Pemerintah Desa dan Panutan Pembayaran PBB-P2 di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari.

Badingah mengatakan, pembayaran pajak merupakan bukti masyarakat berperan dalam pembiayaan pembangunan. SPPT PBB P2 perlu dilakukan pencocokan dan disampaikan kepada wajib pajak, sehingga masyarakat bisa membayar pajak tepat waktu.

Petugas pengelola PBB pedesaan dan perkotaan harus bekerja secara jujur, disiplin dan taat sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku serta bisa menjadi contoh dalam pembayaran PBB P2 bagi masyarakat di lingkungannya. (Ded)