Jateng Editor : Danar Widiyanto Rabu, 20 Februari 2019 / 16:50 WIB

Bupati Mirna: Isu yang Berkembang di Masyarakat Harus Dipilah

KENDAL, KRJOGJA.com - Bupati Kendal Mirna Annisa menghimbau kepada masyarakat agar selalu melakukan seleksi terhadap isu yang berkembang saat ini. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sebagai sebuah lembaga yang membantu masyarakat perlu melakukan penyaringan terlebih dahulu, apalagi mendekati pelaksanaan Pemilu serentak 2019.

Kegiatan ini diadakan menjelang Pemilu Serentak 2019, sehingga diharapkan bisa mengantisipasi adanya gangguan-gangguan yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab dengan menyebar hoax dan teror yang meresahkan masyarakat yang akan mengganggu ketenteraman dan ketertiban. Oleh karena itu sangat perlu adanya pengawasan oleh semua pihak. 

"Kami berharap situasi dan kondisi di kab kendal tetap kondusif, aman dan nyaman," ujar Mirna melalui Staf Ahli Astuti Watiningrum, Rabu (20/2/2019).

Bupati Mirna juga meminta kepada masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kerukunan bersama dalam mewujudkan Kabupaten kendal yang aman dan kondusif. Jangan sampai karena berbeda pilihan di pemilu mengakibatkan antar teman dan tetangga menjadi tidak rukun atau anak sama orang tua tidak rukun. 

"Ini hanya pilihan politik, jangan sampai mengaduk-aduk emosi yang berujung pada perpecahan. Beda pilihan itu hak setiap orang, tapi yang lebih penting jangan merusak persaudaraan," lanjutnya.

Sementara itu Ketua Ampuh, Aris Mustofa mengatakan, bahwa Ampun mendukung penuh penanggulangan teror dan berita hoax di Kabupaten Kendal. Melalui kegiatan sarasehan ini, ia  mengajak kepada masyarakat kabupaten Kendal untuk bersama-sama menjaga ketenteraman dan ketertiban di lungkungannya masing-masing. 

"Kami berkomitmen untuk menyukseskan pemilu di Kabupaten Kendal dapat berjalan aman, damai, anti teror dan berita hoax," tegasnya.(Ung)