DIY Editor : Danar Widiyanto Rabu, 20 Februari 2019 / 10:30 WIB

Jogja Property Heboh, Bidik Pengunjung Luar Daerah

YOGYA, KRJOGJA.com - PT Mavindo Pratama bekerja sama dengan Real Estat Indonesia (REI) DIY menggelar Pameran 'Jogja Property Heboh' di Ground Floor Plaza Ambarrukmo Yogya, 27 Februari-4 Maret 2019. Pameran ini menawarkan berbagai ragam hunian komersial dalam rangka mendukung event Jogja Heboh 2019 yang diharapkan memberikan multiplier effect bagi sektor properti. 

Sebagai perusahaan di bidang exhibition, PT Mavindo Pratama tidak menyia-nyiakan kesempatan berpartisipasi dalam Jogja Heboh 2019 yang berisi berbagai atraksi dan ribuan tenant sebagai daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Momentum tersebut dirasa tepat dan diharapkan dapat terjalin hubungan baik serta berkesinambungan antara peserta pameran dan pengunjung. Peserta pameran juga akan memberikan harga khusus serta memberikan solusi yang tepat untuk memiliki rumah sesuai keingian atau impian para pengujung. 

"Pameran properti di awal tahun ini memang sengaja dibarengkan dengan event Jogja Heboh 2019. Dengan mengambil momentum ini harapanna bisa melipatgandakan pengunjung dengan banyaknya wisatawan atau pendatang dari luar daerah," kata Ketua DPD REI DIY Rama Adykasa Pradipta kepada KRJOGJA.com, Selasa (19/2/209). 

Rama mengatakan, pameran mayoritas menawarkan properti atau hunian komersial dari para pengembang. "Jenis propertinya lebih komersial seperti yang biasa disediakan teman-teman pengembang di DIY daripada yang bersubsidi," tandasnya. 

Menurut Rama, karakter pembelian properti berbeda dengan produk-produk lainnya, artinya yang penting informasi dan publikasi. Karena keputusan pembelian properti belum tentu diputusakan saat itu. Tetapi yang ditekankan dalam pameran ini pengunjung bisa terkonsentarsi dan terakumulasi sehingga properti bisa mendapatkan dampaknya walaupun tidak secara langsung. 

"Jogja Heboh target marketnya wisatawan, pendatang atau orang dari luar DIY yang memiliki hubungan atau kenangan di DIY. Target itulah yang sebenarnya menjadi kita bidik juga," imbuhnya.(Ira)