DIY Editor : Danar Widiyanto Rabu, 20 Februari 2019 / 09:10 WIB

2019, SPPT PBB-P2 Mencapai Rp 24 Miliar

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com - Tahun 2019 Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2)  di Gunungkidul mencapai 593.975 obyek pajak. Nilai pokok ketetapannya Rp 24.127.079.821. Sedangkan  2018 lalu, terdapat 593.035 obyek pajak dengan pokok ketetapan Rp 23.738.484.000. 

“Tahun ini meningkat 940 obyek pajak dan ketetapannya bertambah Rp 388.595.821,” kata Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul Saptoyo MSi  di acara Penyampaian SPPT PPB-P2 Tahun 2019 oleh Bupati Gunungkidul kepada Pemerintah Desa dan Panutan Pembayaran PBB-P2  di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Selasa (19/02/2019).

Kegiatan dihadiri Bupati Hj Badingah SSos, muspida, Pemimpin Bank BPD DIY Cabang Wonosari Plati Soulistyanti dan undangan. Hj Badingah SSos mengungkapkan, pembayaran pajak merupakan bukti masyarakat berperan dalam pembiayaan pembangunan. SPPT PBB P2 perlu dilakukan pencocokan dan disampaikan kepada wajib pajak. Sehingga masyarakat bisa membayar pajak tepat waktu. Petugas pengelola PBB pedesaan dan perkotaan harus bekerja secara jujur,disiplin dan taat sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. 

“Serta bisa menjadi contoh dalam pembayaran PBB P2 bagi masyarakat di lingkungannya,” ujarnya.

Plati Soulistyanti menambahkan, Bank BPD DIY siap melayani pembayaran PBB di semua kantor layanan secara online. Penerimaan PBB bisa dengan kartu ATM di semua Terminal ATM  Bank BPD DIY. Termasuk layanan di mobil kas. Selain itu setiap waktu berkoordinasi dan melakukan kas keliling menerima pembayaran PBB. Bahkan pembayaran PBB ini tanpa biaya administasi. 

“Kami mengajak masyarakat untuk taat dan patuh membayar pajak melalui Bank BPD DIY,” jelasnya.(Ded)