Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Rabu, 20 Februari 2019 / 08:08 WIB

Mahfud MD Ingatkan ada Gerakan yang Ingin Mengganti Pancasila

PURWOKERTO,KRJOGJA.com - Saat ini muncul gerakan ingin menggantikan pancasila, menolak negara kebangsaan, dan menolak demokerasi. Penjelasan itu disampaikan Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan Prof Mahfud MD, dalam kegiatan Dialog Kebangsaan Seri IV, dengan tema mengokohkan kebangsaan, menjaga nalar sehat dan berbudi, di halaman Stasiun KA Purwokerto, Selasa (19/2/2019).

"Kemudian menjelang Pemilu 2019 tindakan memecah belah mulai muncul termasuk tidak mau menerima siswa, di salah satu sekolah,"
kata Mahfud. Berkaitan dengan kondisi itu  maka ia kemudian berkeliling manjaga kebhinekaan,untuk perbaikan, dan menangkal gerakan radikal.

Mahfud MD sangat mengapresiasi atas kegiatan ini atas kerjasama, dukungannya dan kepedulian PT KAI terhadap keutuhan dan kokohnya NKRI. Ia juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas kemajuan KAI yang luar biasa  dalam memberikan layanan publik, transportasi massal untuk masyarakat.

Mafud, berharap kerjasama KAI dengan Gerakan Suluh Kebangsaan bisa berlanjut terus dalam kegiatan lain demi cita-cita bersama dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. 

Direktur Utama KAI Edi Sukmoro,mengharapkan dengan diadakannya kegiatan ini oleh Gerakan Suluh Kebangsaan, dapat menguatkan dan menyebarluaskan semangat positif kebangsaan Indonesia melalui jalur kereta api.(Dri)