DIY Editor : Ivan Aditya Selasa, 19 Februari 2019 / 15:51 WIB

Jumlah Pemilih di Gunungkidul Ditetapkan 606.272 Orang

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul menyelenggarakan Rapat Pleno Terbuka DPTb2 di Wonosari, Minggu (17/02/2019). Kegiatan dihadiri Anggota KPU DIY Mohammad Zaenuri Iksan, Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani, Anggota Bawaslu Rosita dan undangan. Dalam rapat tersebut terdapat pemilih masuk dan keluar, sehingga diperoleh daftar jumlah pemilih 606.272.

“Memang untuk pemilih ini masih bisa bertambah hingga mendekati pelaksanaan pemungutan suara. Ada pemilih yang masuk dari luar daerah menggunakan hak pilihnya di Gunungkidul. Begitu juga sebaliknya ada pemilih yang keluar,” kata Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani.

Dikatakan, adanya pemilih tambahan mayoritas dari sejumlah pondok pesantren di Gunungkidul. Karena banyak warga dari luar daerah yang akan menggunakan hak pilihnya di Kabupaten Gunungkidul. Sedangkan untuk pemilih yang keluar menggunakan hak suaranya di tempat tinggal di luar Gunungkidul.

Data ini masih akan terus berproses. Karena masih bisa dilakukan penambahan jumlah pemilih hingga H-30. “KPU terus melakukan upaya menindaklanjuti temuan di lapangan. Sehingga warga yang belum masuk daftar, bisa menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2019,” imbuhnya.

Anggota Bawaslu Gunungkidul Rosita menambahkan, adanya penambahan data pemilih ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Bawaslu. Karena memang banyak temuan di lapangan berkait data ganda, meninggal dunia dan permasalahan lainnya.

Di bagian lain Ahmadi menuturkan, berkait dengan pelaksanaan pemungutan suara di Rumah Tahanan (Rutan) Wonosari, akan disiapkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus. Karena memang untuk melayani penggunaan hak suara di dalam Rutan.

Sedangkan untuk di lingkungan rumah sakit, akan dilayani oleh TPS yang paling dekat. Nantinya petugas akan mendatangi pasien untuk menggunakan hak suaranya di rumah sakit. (Ded)