Jateng Editor : Danar Widiyanto Senin, 18 Februari 2019 / 16:59 WIB

Kerja Besar Menuju Geopark Internasional Segera Dimulai

KEBUMEN, KRJOGJA.com - Formasi kepengurusan Badan Pengelola Geopark Karangsambung 
Karangbolong akhirnya tersusun secara lengkap. Duduk sebagai Penasehat Badan Pengelola adalah Bupati Kebumen dan Kepala UPT BIKKK LIPI, sedangkan jabatan Ketua dipegang oleh Djoenedi Faturahman Msi, mantan Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bap3da) Kebumen. 

Struktur kepengurusan secara lengkap yang sudah tersusun tersebut akan segera memulai langkah untuk kerja besar mengelola geopark nasional menjadi geopark internasional yang bersertifikat UNESCO di tahun 2020 mendatang. 

"Namun sebelumnya, kepengurusan ini akan dikukuhkan secara resmi terlebih dahulu oleh Bupati Kebumen," ujar Sekretaris Bap3da Kebumen, Haryono Wahyudi MT, di ruang kerjanya, Senin (18/02/2019).

Badan Pengelola ini juga diisi sejumlah personil pengurus lainnya. Diantaranya, Pelaksana Harian, Kelompok Ahli Bidang Geologi, Biologi dan Budaya. Juga, Sekretariat serta 6 Komite, yaitu Komite Ilmu Pengetahuan, Komite Pengembangan, Komite Promosi, Komite Konservasi, Komite Budaya dan Komite Kemitraan dan Pemberdayaan Masyarakat.  

Terpisah, Djoenedi Faturachman mengungkapkan bahwa sejak mendapatkan sertifikat nasional geopark dari pemerintah pusat pada Desember 2018 lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen punya waktu 2 tahun hingga Desember 2020 untuk menunjukkan keseriusannya mengelola aset kebumian di kawasan seluas 543.599 kilometer pesegi di 117 desa 12 kecamatan ini. Di Desember 2020 itu evaluasi akan dilakukan pemerintah pusat untuk penentuan apakah layak naik kelas menjadi geopark internasional ataukah tidak. 

"Mengingat tanggung jawab berat dalam tugas pengelolaannya, maka Maret 2019 nanti kami melakukan musyawarah dengan semua pemangku kepentingan di Kebumen guna penyusunan program kerja. Program harus dimusyawarahkan bersama agar tercapai kesepahaman dan kebersamaan yang baik," ujar Djoenedi.(Dwi)