Peristiwa Editor : Danar Widiyanto Senin, 18 Februari 2019 / 14:30 WIB

ANTRE DI BANK MENGAWASI NASABAH

Pencuri Spesialis Nasabah Bank Dibekuk

BANTUL, KRJOGJA.com - Polisi menggrebek komplotan pencurian spesialis nasabah bank lintas provinsi di sebuah Homestay di daerah Babarsari Depok Sleman. Dua orang berhasil disergap yakni Hr (49) asal Bekasi Utara dan Ds (39) asal Sumatra Selatan, sementara Ar asal Yogyakarta kini jadi buron petugas. Dari tangan tersangka petugas menyita barang bukti dua sepeda motor serta handphone. Hingga kini kasus tersebut masih dalam penyelidikan petugas. Diwaktu bersamaan petugas juga meringkus pelaku curat berinisial Nn warga Jedikan Bantul. Sudah tiga lokasi dibobol oleh tersangka Nn.

Penangkapan dilakukan selang sehari setelah jaringan ini menggasak tas berisi uang sekitar Rp 55 juta milik M Widodo (41) warga Samalo Patalan Jetis  Bantul di Kurahan Bantul 14 Februari lalu. Kasat Reskrim Polres Bantul Polda DIY, AKP Rudy Prabowo SIK didampingi Kasubag Humas Polres Bantul AKP Sulistiyaningsih, Senin (18/2/2019) mengatakan, kasus pencurian uang nasabah bank terjadi 14 Februari sekitar pukul 15.00. 

Sebelum pencurian terjadi, komplotan ini berbagi tugas.  Pelaku Ds, bertugas di dalam bank duduk bersama nasabah lainnya untuk menabung. Sambil  menunggu nomor antrean dipanggil petugas bank, matanya terus mengawasi nasabah penarik dana dengan jumlah besar. Setelah mendapatkan mangsa nasabah penarik dana tunai Rp 50 juta, Ds menghubungi rekannya Hr dan Ar sambil menyampaikan ciri nasabah penarik uang Rp 50 juta. "Informasi ciri nasabah penarik uang Rp 50 juta itu disampaikan kepada komplotan lainnya yang sudah menunggu diluar tidak jauh dari bank, termasuk jenis mobilnya dan nomor platnya," ujar Rudy. 

Setelah mobil keluar halaman parkir bank, Hr dan Ar membuntuti arah mobil nasabah bank itu jalan. Termasuk ketika mereka  berhenti makan di warung soto selatan Pasar Bantul.  Setelah itu mobil bergerak ke barat arah Kurahan Bantul, sedang komplotan itu terus membuntuti.  Setelah mobil berhenti karena ingin beli gas, kesempatan itu langsung dimanfaatkan untuk menggasak tas berisi uang lewat pintu mobil sisi kanan. Aksi pelaku sangat cepat  begitu mobil berhenti, mesin menyala, pelaku membuka pintu dan mengambil tas. "Didalam mobil itu ada saksi, tetapi hanya tahu pelaku membuka pintu, mengambil uang dan kabur ke selatan," jelasnya.  

Setelah mendapat laporan ada pencurian nasabah bank , petugas dipimpin Kanit Buser Polres Bantul Iptu Supriyadi SH bergerak dilapangan dengan memintai keterangan saksi dan korban. Selang sehari petugas mengendus komplotan lintas provinsi menginap di daerah Babarsari. Dalam penggrebekan itu, satu pelaku lolos yakni Ar. Rudy mengungkapkan, dua tersangka Hr dan Dj sengaja datang dari Jakarta untuk 'kerja' di Yogyakarta dengan target nasabab bank. 

Merujuk hasil pemeriksaan penyidik, Ds berada di dalam bank layaknya nasabah lainnya dan ingin menabung. Tetapi selama berada di dalam bank Ds mengawasi setiap transaksi nasabah lainnya. Jika jumlahnya besar langusung dilaporkan ke komplotannya yang sudah berada di luar bank. "Mereka mengaku baru sekali ini mencuri uang nasabah bank, sedang hasil curian dibawa pelaku Ar yang  kabur ketika penyergapan," pungkasnya.(Roy)