DIY Editor : Agung Purwandono Senin, 18 Februari 2019 / 14:02 WIB

PEMBANGUNAN CAPAI 69,7 PERSEN

Operasional Perdana NYIA, Gunakan 'Mobile Tower'

TEMON, KRJOGJA.com - Operasional perdana New Yogyakarta International Airport (NYIA)  akan menggunakan mobile tower sebagai pemandu lalu lintas udara sementara. Rencananya NYIA akan beroperasi perdana pertengahan April 2019 mendatang. 
 
"Bangunan tower sedang dalam proses dibangun, jadi untuk pengoperasian penerbangan internasional nanti masih memakai satu mobile tower, AirNav yang menyediakan dan lokasinya di sisi apron sebelah barat," kata Non Terminal Manager NYIA, Hendro Susanto di sela media visit NYIA, Sabtu (16/2/2019).
Manajemen BUMN tersebut memilih mobile tower karena tower Air Traffic Controller (ATC) -- biasa disebut tower navigasi di NYIA masih dalam tahap pembangunan.
 
Pihaknya memastikan mobile tower berfungsi sama persis dengan tower ATC. Sebelumnya alat tersebut juga pernah digunakan di Bandara Mutiara SIS Al Jufri Palu, pascagempa 28 Oktober 2018 yang mengakibatkan robohkan tower ATC di bandara tersebut.
 
Rencananya, mobile tower di NYIA akan dipasang pada pertengahan Maret bersamaan proses verifikasi dari Direktorat Bandar Udara (DBU), terkait kesiapan fasilitas untuk operasional perdana bandara di kawasan pesisisr selatan Kecamatan Temon pada April nanti.
 
"Kemungkinan mobile tower akan dipakai sampai November, sekaligus menunggu bangunan tower ATC berfungsi," tambahnya.
 
Sementara itu Senior Corporate Communication PT AP I, Awaluddin mengatakan,  pembangunan NYIA dalam menyambut operasional minimum pada April 2019, saat ini sudah mencapai 69,7 persen. Sedangkan secara keseluruhan perkembangan pembangunan NYIA sekitar 35 persen.
 
"Khusus terminal saat ini sudah jadi dengan luasan 12.900 meter persegi. Sedangkan sisi airside secara keseluruhan mencapai 16 persen," ungkap Awaluddin.
 
Dari sisi pembangunan landasan pacu pesawat sepanjang 3.250 meter dengan lebar 75 meter saat ini sudah memasuki tahap pengaspalan di sejumlah titik. Secara paralel pembangunan apron dan taxiway nampak sedang dikebut pekerjaannya.
 
Dalam upaya mempercepat pembangunan bandara, PT AP I berencana menambah jumlah pekerja dari 4.800 jadi 5.000 orang. (Rul)