Olahraga Editor : Danar Widiyanto Minggu, 17 Februari 2019 / 23:10 WIB

PB Perbasi Beri 'Coaching Clinic' Bagi Pelatih dan Pemain Basket

SLEMAN, KRJOGJA.com - PB Perbasi kerja sama dengan Pengda Perbasi DIY  menggelar penataran dan coaching clinic untuk pelatih dan pemain basket bersama coach Dusan Ignjatov  dari Serbia . Kegiatan penataran dan coaching clinic akan digelar di lapangan Planet Futsal,  Jalan Ring Road Utara 168 Depan Kampus UPN Condongcatur, Sleman, selama tiga hari mulai Senin (18/2/2019) hingga Rabu (20/2/2019), pukul 15.00-19.00.

Pengurus PB Perbasi  K Andika Bastian Kosasih  kepada KRJOGJA.com Minggu (17/2/2019) mengatakan,  Dusan Ignjatov  yang akan menjadi  narasumber (instruktur) dalam pelatihan pelatih dan pemain basket merupakan pelatih timnas basket muda Indonesia  yang saat ini sedang dipersiapkan untuk proyeksi timnas tahun 2023.

“Untuk sesi latihan   anak-anak/pemain basket dan pelatih  dipungut biaya pendaftaran berbeda. Untuk  peserta  anak  (basket) selama tiga hari dikenai biaya pendaftaran Rp 250 ribu dan untuk pelatihan pelatih biaya pendaftarannya Rp 500 ribu. Untuk  sesi latihan berlangsung selama 3-4 jam dengan pembagian per kelompok umur (KU),” ujar Andika.

Andika menjelaskan,  selama tiga hari latihan panitia penyelenggara akan membagi jadwal  per kelompok umur yaitu  Senin (18/2/2019) sesi latihan untuk KU 8-13 tahun.  Selasa (19/2/2019) untuk KU 14-17 tahun dan hari terakhir Rabu (20/2/2019) sesi latihan untuk KU 18-23 tahun. “Para  peserta (pemain/anak-anak dan pelatih) setelah selesai mengikuti  penataran dan coaching clinic akan mendapat sertifikat dari PB Perbasi,” papar Andika, seraya menjelaskan jumlah peserta untuk kegiatan ini dibatasi sebanyak 30 peserta.

Lebih lanjut dikatakan,  sesi latihan bagi anak-anak KU 8-13 tahun  oleh Dusan Ignjatov akan diberikan materi latihan tentang bagaimana Serbia menyiapkan /melatih pemainnya di usia dini. Dril-dril apa saja yang diberikan. “Apa yang boleh dan tidak boleh diajarkan  kepada anak-anak  KU 8-13  tahun.  Begitu pula untuk KU 14-17 tahun dan KU 17-23 tahun  akan diberikan materi berbeda oleh Dusan,” pungkas Andika.(Rar)