DIY Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 17 Februari 2019 / 14:50 WIB

Bandara NYIA Rawan Tsunami, Ini Harapan Anggota DPR

YOGYA, KRJOGJA.com - Komisi VIII DPR RI meminta agar Pemda DIY dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY memperhatikan aspek bangunan, penanggulangan, dan mitigasi dalam pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Temon Kulonprogo.

BACA JUGA :

April Beroperasi, Pembangunan NYIA Capai 53 Persen

Keberadaan NYIA Diharap Mampu Menyerap Tenaga Kerja

 

Hal itu perlu dilakukan, karena lokasi yang digunakan untuk lokasi pembangunan Bandara NYIA termasuk daerah yang rawan terhadap gempa bumi dan tsunami. “Kami sempat mendapatkan informasi dari BNPB lokasi yang digunakan untuk pembangunan NYIA rawan terhadap tsunami dan gempa bumi. Terus terang awalnya saya heran kenapa pembangunan NYIA dilakukan di daerah rawan tsunami, tapi karena saat ini pembangunan sudah berlangsung kami minta Pemda maupun BPBD DIY benar-benar memperhatikan aspek bangunan, penanggulangan dan mitigasi,” kata anggota Komisi VIII dari Fraksi Partai NasDem, Choirul Muna Chozin seusai mengikuti kunker Komisi VIII DPR RI ke Pemda DIY di Gedhong Pracimosono Kompleks Kepatihan belum lama ini.

Kunjungan komisi VIII DPR RI tersebut diterima oleh Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam X. Saat dimintai tanggapan soal hal itu, Sri Paduka Paku Alam X menyatakan, pihaknya tidak memungkiri bahwa daerah yang digunakan untuk pembangunan NYIA termasuk rawan tsunami. Namun, sepengetahuan dirinya, belum pernah terjadi tsunami di wilayah yang kini sedang dibangun NYIA.

"Memang kalau soal informasi adanya patahan (rawan gempa) secara geologi tergambar. Jadi di sebelah selatan Pulau Jawa itu adalah patahan Pasifik. Tapi sepengetahuan saya belum ada cerita tentang tsunami di lokasi pembangunan bandara NYIA,” ungkap Paku Alam X.

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yuswantana mengatakan belum pernah ada tsunami di lokasi NYIA. Meski begitu, pihaknya tidak memungkiri daerah yang digunakan untuk pembangunan NYIA memiliki potensi tsunami. Oleh karena itu mitigasi menjadi bagian pembangunannya, bagaimana kemudian sepanjang pantai di perbatasan bandara dengan laut itu bisa dilakukan langkah-langkah penanaman pohon. (Ria)