Jateng Editor : Ivan Aditya Sabtu, 16 Februari 2019 / 21:50 WIB

Suami Bunuh Istri Usai Melahirkan

KUDUS, KRJOGJA.com - Sugeng (38) warga Desa Lambangan Gang 9 Kecamatan Undaan Kudus harus meringkuk di tahanan Mapolres setempat. Dia diduga menjadi pelaku pembunuhan terhadap istrinya Dewi Mutosiyah (22) yang baru diketahui setelah beberapa hari korban dimakamkan. Rencananya, Minggu (17/02/2019) pagi besok makam korban di Desa Kedungdowo Kaliwungu dibongkar untuk memastikan kematian korban tidak wajar.

Awalnya, meninggalnya korban pada Sabtu (09/02/2019) pekan lalu, sebagai akibat operasi cesar setelah korban melahirkan anak pertamanya. Warga tidak berpikir jauh, meski beberapa tetangga sempat mendengar terjadi pertengkaran sebelum korban meninggal.

Kepala Desa Lambangan Kecamatan Undaan, Masijan mengatakan, sebagian besar warga berpikir positif terkait kematian korban yang baru saja melahirkan. Apalagi korban langsung dibawa ke rumah orang tuanya di Desa Kedungdowo Kecamatan Kaliwungu Kudus untuk dimakamkan. “Kami baru tahu sekarang kalau kematian korban diduga tidak wajar,” ujarnya, Sabtu (16/02/2019) malam.

Sebelum korban meninggal Sabtu pagi, salah seorang tetangga mendengar orang berteriak minta tolong. Saksi pertama memberitahu ke tetangga lain, kemudian mendatangi rumah dan melihat korban sudah meninggal di ruang tengah.

Saat itu jenazah korban tertutup selendang di perutnya ditunggui suami bersama bayi yang baru dilahirkan. Beberapa saksi lain menyebut pada malam hari sebelum meninggal, korban dan suami terdengar sedang bertengkar. Namun mereka tidak berani menuduh itu sebagai penyebab kematian korban.

Sebelum pemakaman berlangsung, pihak keluarga mencium adanya kejanggalan setelah melihat beberapa bagian tubuh korban mengalami lebam. Namun baru beberapa hari setelah dimakamkan, keluarga melaporkan kecurigaan itu ke Polres setempat. Petugas langsung bergerak mengamankan dan memeriksa pelaku yang tak lain suami korban.

Kapolres Kudus AKBP Saptono membenarkan penangkapan tersangka pelaku dan menahannya. Untuk menguatkan bukti perbuatan tersangka, Minggu (17/02/2019) besok makam korban dibongkar. “Tersangka sudah kami periksa dan mengakui perbuatannya,” katanya. (Trq)