DIY Editor : Ivan Aditya Sabtu, 16 Februari 2019 / 21:34 WIB

Kalah dari Stapac, Bima Perkasa Dapat Pelajaran Berharga

SLEMAN, KRJOGJA.com - Bank BPD Bima Perkasa Jogja mendapat pelajaran berharga kala menghadapi pemuncak klasemen divisi putih, Stapac Jakarta Sabtu (16/02/2019) malam. Sempat unggul di dua kuarter awal, Bima akhirnya menyerah dengan skor akhir 74 - 86.

Pertandingan berjalan ketat meski kedua tim sudah memastikan tiket ke babak selanjutnya. Bima sedikit membawa beban lantaran harus menang jika ingin membuka peluang langsung menuju semifinal.

Di dua kuarter awal, pasukan Raoul Miguel Hadinoto Eboss terlihat cukup meyakinkan. Di kuarter 1 Bima unggul 24-13 pun begitu di kuarter kedua mereka masih menguasai dengan 40-38 meski hanya berselisih satu bola.

Namun di paruh kedua kuarter tiga dan empat, Bima seolah kehabisan bensin. Sementara Stapac menemukan strategi jitu menahan poin Bima dan berbalik menjauh. Kuarter tiga Bima tertinggal 61-68 dan puncaknya harus menyerah dengan skor 74-86.

Perbedaan rata-rata kualitas skuad terlihat di laga kali ini. Stapac terlihat leluasa melakukan rotasi pemain sementara Bima harus memaksa dua pemain asingnya bermain tanpa istirahat, jika tak cidera dan menepi untuk sesaat.

Eboss sendiri mengakui melawan Stapac memang tak semudah yang dikira. Kedalaman skuad menjadi pembeda yang terlihat dalam pertandingan malam tadi. “Kami dapat pelajaran berharga dari pertandingan melawan Stapac. Mereka punya kedalaman bench yang lebih daripada kami dan kami terpancing ikut tempo cepat mereka. Kami fokus untuk pertandingan berikutnya,” ungkap Eboss usai pertandingan.

Bima Perkasa sendiri masih menyisakan satu pertandingan melawan Hangtuah Minggu (17/02/2019). Kemenangan setidaknya cukup penting untuk modal menyambut playoff. (Fxh)