Jateng Editor : Ivan Aditya Sabtu, 16 Februari 2019 / 20:54 WIB

Pengguna Narkoba Jangan Takut Melapor ke BNN

PURBALINGGA, KRJOGJA.com - Seorang pengguna psikotropika dengan sukarela melapordiri (voluntary) ke kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Purbalingga, Senin (11/02/2019) lalu. Warga sebuah desa di wilayah kecamatan Padamara itu datang dengan diantar kedua orang tuanya.

Dari pemeriksaan urine menunjukkan zat psikotropika yang digunakannya dari jenis Benzodiazepine (BZO). RDP, si pengguna BZO itu langsung menjadi klien Klinik Pratama BNNK Purbalingga.

“Itu klien pertama Klinik Pratama BNNK Purbalingga sejak diresmikan oleh Kepala BNN Provinsi Jateng, 30 Januari 2019,” tutur Humas BNNK Purbalingga, Awan Pratama kepada KRJOGJA.com, Sabtu petang (16/02/2019).

Dalam pemeriksaan lanjutan dan assesmen oleh petugas Klinik Pratama, RDP mengaku sudah lebih dari setahun mengkonsumsi psikotropika jenis Benzodiazepine. Ketergantungan adiksi membuat laki-laki berusia 22 tahun itu tidak fokus pada pendidikannya sebagai mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Purwokerto.

Kepada konselor Klinik Pratama BNNK Purbalingga, orang tua RDP mengaku kewalahan menghadapi anaknya. Akibat mengkonsumsi BZO, RDP menjadi malas dan hidupnya tidak teratur.

Orang tua RDP pula yang mendorong anaknya melapor diri ke BNNK dan berharap bisa membantu melepaskan ketergantungan adiksi. “Sejak melapor dan menjalani pemeriksaan, RDP menjadi klien Klinik Pratama dan menjalani rawat jalan,” ujar Awan.

Klinik Pratama BNNK Purbalingga didirikan untuk menangani rehabilitasi bagi penyalah guna atau pecandu narkotika yang belum mendapat akses layanan rehabilitasi. Sesuai  Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, pengguna atau pecandu narkoba yang melapordiri (voluntary) tidak dituntut pidana. (Rus)