Jateng Editor : Danar Widiyanto Jumat, 15 Februari 2019 / 23:50 WIB

Bermaksud Mandi di Sungai, Seorang Santri Malah Hanyut

MAGELANG, KRJOGJA.com - Seorang santri Pondok Pesantren Nurul Islam Dliaul Qur'an Kauman Pirikan Kecamatan Secang Kabupaten Magelang bernama Sofyan (17) diketahui hanyut saat mandi di aliran Sungai Balong yang ada di wilayah Desa Pirikan, Jumat (15/2/2019) petang. Hingga Jumat malam proses pencarian masih terus dilakukan, meskipun dilakukan dengan cara pemantauan dari beberapa lokasi, termasuk dari atas Jembatan Kali Elo Canguk Magelang maupun lainnya. 

Hal ini dibenarkan Kapolsek Secang AKP Purwanto SH saat ditemui KRJogja.com di Masjid Kauman Pirikan Secang Magelang, Jumat malam. Didampingi KH M Yahya dari Ponpes Nurul Islam Dliaul Qur'an, Kepala Desa Pirikan Ramadan maupun lainnya, Kapolsek Secang menambahkan Jumat sore sekitar pukul 14.30 wib Sofyan mengajak Ferdian Ramadani Saputra (10) dan Amar Syafii (12) mengajak mandi di aliran Sungai Balong. Sofyan, Ferdian dan Amar merupakan santri Pondok Pesantren Nurul Islam Dliaul Qur'an Kauman Pirikan Secang Magelang. Ferdian berasal Semarang dan Amar dari Riau. Sofyan berasal dari Batam. Jarak antara aliran Sungai Balong dengan Ponpes Nurul Islam Dliaul Qur'an ini sekitar ratusan meter.

Saat sampai di sungai, Ferdian dan Amar yang lebih dahulu masuk sungai untuk mandi. Beberapa saat kemudian Sofyan menysulnya. Bersamaan dengan itu debit air sungai meningkat dan arusnya besar. Ferdian sempat berteriak agar Sofyan memegang tangannya, namun tidak berhasil dan terbawa arus. Teriakan ini juga sempat didengar salah satu warga yang sedang memancing. Karena arus sungai saat itu cukup besar, upaya pengejaran diurungkan. Ferdian dan Amar kemudian kembali ke pondok dengan diantar warga.

Dibenarkan Kapolsek Secang, Jumat sore sudah ada yang melakukan penyisiran di aliran sungai oleh beberapa pihak, termasuk relawan dari beberapa komunitas. Karena hingga malam belum ada hasilnya, rencana Sabtu (16/2/2019) pencarian dilakukan lagi, baik dengan sistem penyisiran, pemantauan maupun lainnya dengan titik kumpul di Balai Desa Pirikan.(Tha)