DIY Editor : Danar Widiyanto Sabtu, 16 Februari 2019 / 02:10 WIB

Perayaan Imlek PWT Bhakti Putera, Bantuan Banyak Diberikan

YOGYA, KRJOGJA.com - Perayaan Imlek 2570/2019 ini Paguyuban Warga Tionghoa Yogyakarta (PWT)  Bhakti Putera menggelar baksos menghimpun dana sosial dari anggota yang hasilnya disumbangkan untuk pembangunan rumah singgah penderita kanker. Juga menggelar Cing Lao (Pai Nien) memberi hormat, bersilaturahmi pada sesepuh. Delapan sesepuh yang kebanyakan berusia 80 tahun lebih menerima bingkisan dan angpao sebagai tradisi penghormatan pada orangtua. 

"Pengumpulan dana sosial Bhakti Putera dengan 1 point Rp 250.000 mendapat sambutan hangat, terkumpul Rp 40.000.000 dan kita serahkan Rp 39.999.999, untuk pembangunan rumah singgah bagi penderita kanker di Sendowo," tutur Ketua Umum PWT Bhakti Putera, Muwardi Gunawan kepada KRJOGJA.com, Jumat (15/2/2019) malam.

Dikatakan dalam kepercayaan Tionghoa angka 4 (se) artinya mati, sementara angka 9 angka yang bagus dan berkelanjutan. "Jadi dengan nilai di atas kita harap bagus dan bisa berkelanjutan," jelas Muwardi. 

Sumbangan tersebut diserahkan langsung pada Pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Yogya Retno didampingi pengurus lainnya Penny Guntoro, Kamis (7/2/2019) saat jajaran Pengurus Bhakti Putera bersilaturahmi memberi penghormatan (Cing Lao) ke kediaman sesepuh Bhakti Putera,  Bernie yang juga inisiator penggalangan dana untuk Rumah Singgah YKI tersebut. 

"Agar penderita kanker yang berobat di RSUP Sardjito bisa mendapatkan tempat menginap selama proses pengobatan, sebagai wujud kepedulian sosial," tutur Muwardi yang hadir bersama Wakil Ketua Ellyn Subiyanti, Anwar Priyadi dan pengurus lainnya Thomas Santoso WG SH, Morgan Onggowijoyo, Setio D, Tabitha dan Muda Mudi Bhakti Putera (MMBP) Kus Sentono, Frangky, Nana, Devi, Novita. 

Kunjungan Kamis (7/2/2019) dilanjutkan ke kediaman sesepuh Liem Sioe Sit, salah satu pendiri UAJY. "Selanjutnya Hari Senin (11/2/2019) kita berkunjung ke rumah sesepuh Ny Cu Ren Fa di situ sudah berkumpul Bp Soe Siang Yek, Bp Cheng Fu Cen, Bp Cang Dien Kui, Bp Sie Sao Ping (Ayahnda Tabitha Sekretaris Bhakti Putera), dan kita lakukan Cing Lao penghormatan bersama, " jelas Muwardi.

Cing Lao Bhakti Putera, Senin (11/2/2019) ditutup dengan silaturahmi Pengurus Bhakti Putera ke kediaman sesepuh Sidik Martowidjojo, seorang maestro lukis Tiongkok dari Yogya. "Tradisi luhur menghormati dan berbakti pada orang tua terus kita pelihara untuk dilanjutkan generasi muda," kata Muwardi. (M-3)