DIY Editor : Danar Widiyanto Sabtu, 16 Februari 2019 / 03:10 WIB

Hormati Pinisepuh dalam Tradisi Hakka

YOGYA, KRJOGJA.com - Penghormatan pada orangtua dalam Perayaan Imlek, Paguyuban Hakka Jogjakarta (PHJ) menggelar Jing Lao atau Malam Penghormatan Pinisepuh 2570, Minggu (10/2/2019) malam di Imperial Balroom The Rich Jogja Hotel. Dengan tema "Hormat Bagi Pinisepuh Tradisi Amal Kebajikan". Acara dengan kepanitiaannya diisi Muda Mudi Hakka ini berlangsung semarak dengan pentas seni dan hiburan. 

"Sebanyak 150 pinisepuh Hakka, usianya di atas 70 tahun yang kita undang dan kita berikan angpao sebagai wujud penghormatan dan bakti pada orang tua," ungkap Ketua PHJ, Y Rusmin kepada KRJOGJA.com di sela acara. 

Rusmin menegaskan apapun kiprah sosial di masyarakat, apapun ibadah dalam kehidupan, serta seberapapun kita miliki, dunia ini baru akan kita miliki bila telah berbakti kepada kedua orang tua. "Penghormatan pinisepuh dalam suasana Tahun Baru Imlek ini selalu dikemas dan dilaksanakan oleh panitia yang 100 persen muda-mudi Hakka," ungkap Rusmin.

Menurut Rusmin,  hal ini untuk mengedukasi dan mewariskan tradisi adiluhur Tionghoa, khususnya Hakka di generasi muda."Tahun ini Muda Mudi Hakka Jogja yang tergabung dalam wadah Putra Putri Hakka Jogjakarta  terlihat lebih bergairah dengan kaos bertagline: GENERASI MUDA YANG BERKARYA," ucap Rusmin.

Penghormatan pada Pinisepuh dibuka dengan penghormatan/penyerahan angpao pada sesepuh Hakka, Djawadi dan istri. Dalam undangan ke anggota Hakka Jogja dengan Gala Dinner khas imlek dari May Star Restaurant, tamu undangan dari anggota keluarga Hakka Yogya  datang bersama orangtua/pinisepuh dalam satu meja. 

Ketua Hakka Jogjakarta, Rusmin bersama jajaran pengurus diantaranya Soekeno, Herry Subandar, dan lainnya dengan didampingi generasi muda Hakka langsung mendatangi meja-meja dan memberikan penghormatan, serta menyerahkan angpao sebagai tandai kasih pada pinisepuh yang hadir.

Jing Lao Hakka juga dimeriahkan pentas seni dari anak-anak, remaja, generasi muda Hakka, ibu-ibu Hakka, juga jajaran tokoh Hakka seperti Soekeno, Tjia Eddy Susanto, dan Rusmin sendiri ikut menyumbangkan suara emasnya, tidak ketinggalan juga Gutama Fantoni dan lainnya, termasuk generasi muda Hakka. Suasana guyub dan kekeluargaan sangat terasa. 

Juga diumumkan, dalam waktu dekat akan beroperasi Koperasi Hakka Jogja Makmur Sejahtera  berkantor di Rumah Hakka Jalan Soragan 41 Yogyakarta dengan Ketua Lies Jenny. "Menjadi satu-satunya unit usaha berbentuk  Koperasi yang ada di Perkumpulan Hakka se Indonesia dan dikelola oleh generasi milenial Hakka Jogja. Diharapkan Koperasi Hakka dapat ikut membantu mengembangkan usaha-usaha UMKM," jelas Lies Jenny.

Didirikan koperasi milik PHJ ini adalah menjawab tantangan jaman dan faktor kebutuhan. "Kedepannya kami meyakini kalau  keanggotaan PHJ  akan semakin bertambah. Maka PHJ ingin memberikan nilai manfaat, nilai ketrampilan dan kemampuan bagi para anggotanya," tegas Jenny.

Dalam kesempatan yang sama juga diperkenalkan Amoi Hakka Jogjakarta  Michelle Hibono (18) yang sempat diutus ke Gelanggang Pemilihan Amoi Hakka Dunia ke-8 di Meizhou Tiongkok November 2018 lalu dan sukses menyabet predikat Best Favourite. "Michelle di panggung internasional sempat mencuri perhatian dengan tampilan tarian Jawa Kontemporer," jelas Rusmin yang juga dikenal sebagai penyanyi mandarin andal dan sering menjadi juri di kontes-kontes Mandarin Nasional ini. 

Sementara Ketua Panitia  Jing Lao, dari Muda-Mudi Hakka, Anastasia Dhirotsaka akrab disapa Saka menyatakan gembira dengan kekompakan generasi muda Hakka untuk meneruskan tradisi luhur Hakka dalam penghormatan pada orang tua (pinisepuh). "Orang tua adalah yang membesarkan mendidik kita hingga seperti saat ini, maka sudah sepantasnya kita memberikan penghormatan pada orangtua atau pinisepuh," ucap putri sulung Soekeno ini. (M-3)