Jateng Editor : Agus Sigit Kamis, 14 Februari 2019 / 20:31 WIB

Seniman dan Warga Lakukan Bhakti Tirta di Sungai Sileng

MAGELANG, KRJOGJA.com - Sejumlah seniman, budayawan dan warga melakukan ritual Bhakti Tirta atau yang sering juga disebut Ngiwak, di Sungai Sileng, Dusun Djowahan, Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Kamis (14/02/2019). Ritual ini rutin mereka lakukan, sekali dalam satu tahun. Tujuannya sebagai bentuk imbal balik manusia terhadap bumi (alam) yang telah memberikan rejeki kepada mereka.

"Selama ini kita mendapatkan rejeki dari bumi yang kita pijak dan alam tempat kita bernaung. Jadi sudah sepantasnya, kita mengembalikan sebagian rejeki kita itu kepada alam. Salah satunya dengan bhakti tirta ini," kata Nuryanto, penggagas sekaligus penyelenggara kegiatan ini.

Disampaikan Nuryanto, yang juga pemilik Omah Mbudur, kegiatan Ngiwak ini sudah rutin ia lakukan. Pada awalnya hanya keluarga dan karyawannya saja, namun sejak beberapa tahun lalu mulai banyak warga bahkan instansi/lembaga pendidikan yang ikut. "Awalnya hanya kami sekeluarga, namun sejak beberapa tahun ini, semakin banyak yang ikut. Ini memang perlu kesadaran. Bahwa apa yang kita dapatkan itu, sudah sepantasnya sebagian kita kembalikan ke alam," ungkapnya.

Yang menarik, bhakti tirta kali ini diikuti ratusan warga. Bahkan ada sejumlah siswa, seniman dan budayawan yang ikut. Sebelumnya, terlebih dahulu warga yang hadir diajak menyaksikan pentas beberapa tari-tarian dan perform art, setelah itu diakhiri dengan melepas ribuan ikan berbagai jenis ke Sungai Sileng sekitar 200 meter dari lokasi pementasan di Omah Mbudur.

"Ini akan terus kami lakukan dan terbuka bagi warga yang akan ikut. Semakin banyak orang, tentu semakin baik. Dengan begitu, kita bisa bersama-sama menjaga dan merawat alam," pungkasnya. (Bag)