DIY Editor : Ivan Aditya Rabu, 13 Februari 2019 / 18:32 WIB

Radar Pemantau Tsunami Segera Dipasang di Parangtritis

BANTUL, KRJOGJA.com - Peralatan radar pemantau tsunami segera dipasang di wilayah pantai selatan Bantul. Pilihan ketepatan lokasi akan dipasang di Pantai Parangtritis.

"Paling tidak dalam pertengahan tahun 2019 ini radar tersebut sudah bisa terpasang," jelas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul Dwi Daryanto.

Radar pemantau tsunami yang dipasang di Parangtritis berasal dari bantuan pemerintah Jepang bekerja sama dengan PT JRC Spectra Indonesia. Kelengkapan radar terdiri dari 10 lempengan dan akan dipasang berjajar dengan jarak masing-masing 10 meter, sehingga kelengkapan radar tersebut akan membentang sepanjang 110 meter.

Semua permukaan lempengan radar dihadapkan ke tengah laut dan memantau keberadaan gelombang, meliputi ketinggian, arah arus, kekuatan arus maupun anomali gelombang. Hasil dari pantauan radar dikirim ke markas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Di markas BNPB dilakukan pengolahan data gelombang yang terdeteksi dari radar.

Jika ada kepastian terjadi gelombang berpotensi tsunami, segera diinformasikan ke pos-pos penanggulangan bencana, termasuk ke BPBD Jateng-DIY. "Pemasangan radar selain di Pantai Parangtritis juga akan dipasang di Pantai Purworejo," imbuh Dwi.

Sementara dalam upaya antisipasi penanggulangan bencana tsunami maupun gempa bumi di wilayah Bantul selatan, telah dibentuk Desa Siaga Bencana. Di masing-masing Desa Siaga Bencana telah diberikan pelatihan atau bekal keterampilan tentang cara penyelamatan mandiri jika terjadi bencana tsunami maupun gempa bumi.

Selain itu di Pantai Kuwaru Srandakan telah dibangun Tempat Sementara Evakuasi (TES) berada di lokasi strategis pinggir Jalur Jalan Lingkar Selatan (JJLS). Bangunan bertingkat itu bisa menampung sekitar 3.000 orang. (Jdm)