Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Selasa, 12 Februari 2019 / 15:41 WIB

Inovasi, Unsa Siap Hadapi Era Disruptif 4.0

SOLO, KRJOGJA.com - Universitas Surakarta (UNSA) akan menempuh babak baru di bawah kepemimpinan Rektor periode 2019-2023, DR. Arya Surendra, MM. Selain mempersiapkan calon lulusannya dapat bersaing di dunia kerja, lulusan Unsa diharapkan siap menghadapi era disruptif revolusi industri 4.0 yang serba digital.

Rektor Unsa DR. Arya Surendra, MM didampingi Dewan Pembina Unsa Dr Roch Mulyani, Ketua Yayasan Unsa Dr Astrid Widayanti MBA, Selasa (12/2/2019) kepada wartawan mengatakan sebagai bangsa, di era revolusi Industri 4.0 ini, Indonesia dianggap sebagai salah satu potensi kekuatan yang diperhitungkan. Indonesia diproyeksikan akan masuk ke dalam jajaran negara terbesar dunia dalam 10-20 tahun ke depan. 
"Salah satunya, karena bonus demografi dimiliki. Namun, pada sisi demografi ini, kita memiliki tantangan pokok yang sangat mendasar, yaitu Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. "Kualitas tidak hanya berbicara kompetensi, produktivitas dan daya saing, namun juga karakter integritas Indonesia," paparnya.

Dalam rangka turut menyokong pembangunan manusia Indonesia, Universitas Surakarta ingin berkontribusi pada pembangunan bangsa, khususnya kontribusi di dalam bidang pendidikan tinggi. Dalam rangka itu, ada tiga pilar pokok program kerja yang akan disiapkan, yaitu meningkatkan reputasi akademik, mempercepat transformasi organisasi, dan meningkatkan kepedulian sosial. Ketiga pilar ini diimplementasikan kepada segenap dosen, karyawan, dan tentunya mahasiswa Universitas Surakarta."Harapannya, dengan proses pembelajaran yang baik, UNSA bisa turut memberikan kontribusi outcome lulusan yang berkualitas. "ujar Rektor Unsa.

Selain itu, salah satu pendekatan sesuai visi misi UNSA adalah socio-entrepreneurial atau kewirausahaan sosial yaitu gabungan antara pendekatan entrepreneurial dalam bisnis dengan tujuan sosial, bisnis sebagai bagian dari solusi persoalan sosial. Prinsip ini diinspirasi oleh semangat pendiri UNSA yang hingga kini terus dijabarkan dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat. (Hwa)