Ragam Editor : Agus Sigit Selasa, 12 Februari 2019 / 15:32 WIB

Biarkan Anak Main Ditaman Sendirian, Serem...Nih Akibatnya

SUDAH menjadi kebiasaan bagi Puput (nama samaran) seorang gadis kecil kelas 1 Sekolah Dasar, sepulang sekolah selalu menghabiskan waktunya untuk bermain di taman bermain di ujung kampung. Bahkan jika tak dicari ibunya, dia tak pernah pulang dengan kesadarannya sendiri.

Pada suatu hari, saat itu hari Kamis, lantaran sekolah pulang lebih awal maka Puput girang bukan kepalang. Sudah barang tentu waktunya akan digunakan untuk bermain di taman bermain. Yaitu bermain ayunan. Betul saja, hingga sore hari Puput belum juga pulang ke rumah. Ibunya selalu menggerutu jika mulai senja hari Puput tak juga pulang.

Puput rupanya asyik bermain segala macam mainan yang ada di taman bermain tersebut, sehingga lupa waktu. Apalagi di taman bermain itu, juga ada penjual jajanan untuk anak-anak.

Tak jarang para ibu juga terlihat menyuapi anaknya. Maka setiap harinya banyak yang memakai mainan tersebut untuk ajang bermain.

Kost Angker di Gejayan, Arwah Mahasiswi Cantik Gentayangan

Hii..Sereem, Boneka Kayu itu Bisa Menangis

Waktu sudah menjelang Magrib, namun Puput tak juga pulang. Ia rupanya masih asyik bermain ayunan. Tiba-tiba datang seorang ibu dengan wajah cantik menghampiri Puput di tempat ayunan. Ibu itu menawarkan untuk mengantar Puput pulang. Anehnya, Puput dengan mudahnya menerima tawaran tersebut seperti dikutip dari Harianmerapi.com.

Mereka berdua lantas bergandengan tangan menyusuri jalan gang di kampung menuju rumah Puput. Sesampai di ujung rumah, mendadak langkah Puput terhenti. Ia mendengar suara sang ibu teriak-teriak seperti orang kesurupan.
Rupanya ibu Puput sudah melihat dari kejauhan kedatangan putrinya itu. Dilihatnya Puput digandeng oleh seseorang. Karena hari sudah mulai gelap, pandangannya kurang jelas. Ia mencoba mengamati orang tersebut. Namun betapa kagetnya ibu Puput, karena ternyata yang menggandeng putrinya bukan manusia. Semakin dicermati, makin jelas kalau itu makluk dengan wujud yang mengerikan.

Maka sontak ibu Puput berteriak histeris, sambil menunjuk-nunjuk makhluk yang menggandeng Puput. Spontan Puput ikut melihat orang yang menggandengnya. Dan…Puput pun ikut berteriak histerik. Ibu-ibu cantik yang tadi menggandengnya, ternyata berubah menjadi makhluk menyeramkan. Namun dalam sekejap, makhluk itu lantas menghilang tak berbekas. Sejak kejadian itu, Puput kapok tak mau bermain di taman lagi. (Aris Irianti)