DIY Editor : Tomi sudjatmiko Selasa, 12 Februari 2019 / 12:07 WIB

Berita Populer Sepekan : Warga Klaten Mulai Resah, Berharap Jalan Tol Tak Menggusur Pemukiman sampai Karpet Merah Bakal Tergelar di Malioboro Besok

BERAGAM berita telah disajikan dan dinikmati para pembaca setia KRJOGJA.com. Namun, dalam sepekan ini ada lima berita yang mendapat perhatian pembaca. Berikut lima berita terpopuler pilihan pembaca :

Warga Klaten Mulai Resah, Berharap Jalan Tol Tak Menggusur Pemukiman

Sebagian warga Klaten mulai khawatir tempat tinggalnya akan tergusur proyek pembangunan jalan tol Solo-Yogya. Mereka mempertanyakan dan meminta agar pemerintah segera sosialisasi peta lokasi mana saja yang akan terkena proyek tersebut.

“Saling pada bertanya, khawatir nanti jangan-jangan rumahnya kena, terus bagaimana. Misal desa terbelah jalan tol, orangtua dan saudara terpisah. Kalau mau ketemu harus muter jauh. Jalan tol memang bagus, tapi jangan menggusur pemukiman, misal dibuat tol jalan layang,” kata Sofyan salah seorang warga Prambanan kepada KRJOGJA.com, Minggu (10/2/2019).

Hal senada juga dikatakan beberapa warga lain. Mereka berharap jalan tol dibuat jalur jalan layang, sehingga tidak perlu menggusur pemukiman warga. Dengan demikian tidak berdampak pada kondisi sosial budaya masyarakat.

Selain itu, warga juga mengkhawatirkan kehidupan perekonimian mereka. Jika desa mereka terbelah jalan tol, dikawatirkan usaha kecil mereka akan surut, karena jumlah pengunjung menurun, sebab masyarakat lebih memilih lewat jalan tol dan tidak singgah ke desa-desa tersebut.

HS dan Agni Tandatangan, Kasus Dugaan Pencabulan Mahasiswi UGM Berakhir Damai

Drama kasus dugaan pencabulan dan perkosaan yang dialami mahasiswi Fisipol UGM Agni (bukan nama sebenarnya) saat menjalani KKN di Pulau Seram Maluku Juli 2017 lalu akhirnya menemui babak akhir. Secara internal, pihak kampus UGM mempertemukan HS dan Agni serta membuat nota kesepahaman damai atas kasus tersebut. 

Rektor UGM Prof Panut Mulyono menyampaikan secara langsung perdamaian antara HS dan Agni saat bertemu wartawan dalam konferensi pers Senin (4/2/2019) sore. Perdamaianan tersebut disebutkan Panut terlaksana siang tadi di mana HS dan Agni secara langsung hadir dan membubuhkan tandatangan. 

“Kami sampaikan bahwa HS menyatakan menyesal dan mengaku bersalah serta memohon maaf atas perkara terjadi pada bulan Juli 2017 kepada pihak saudari AN (Agni) disaksikan oleh UGM. Bahwa saudara HS dan AN serta UGM menyatakan bahwa perkara ini sudah selesai,” ungkap Panut. 

Korban Kecelakaan Tewas di Selokan

Seorang pria paruh baya ditemukan di dasar selokan di Jalan Adi Soemarmo tepatnya timur kampus Akademi Fisioterapi (Akfis), Kecamatan Colomadu, Senin (4/2) pagi. Belakangan diketahui ia korban kecelakaan asal Desa Tohudan Kulon Rt 05/ Rw III, Colomadu, Naryo Widodo. 
 
Tubuh tak bernyawa Naryo di selokan menggegerkan warga sekitar yang sedang ramai berlalu lalang di jalan Adi Sumarmo. Saat itu, terlihat sesosok tubuh kaku mengenakan celana pendek dan baju warna abu tertelungkup di aliran selokan. Di sampingnya tergeletak sepeda motor Honda Beat Warna Putih merah Nopo AD 3678 AGF. 
"Ditemukannya pagi tadi, sekitar jam 05.30 WIB. Langsung lapor Polisi,” terang salah seorang saksi mata, Wahyudi. 
 
Korban mengalami luka serius di bagian wajah dan kaki. Ia diduga mengalami kecelakaan tunggal saat berkendara. Kepalanya membentur dinding saluran yang terbuat dari beton. Saluran itu berkedalaman dua meter dan lebar 1 meter. 


Mbah Paiyem Korban Tabrak Lari

Manula asal Dusun Doplang Rt 02/Rw X Desa Doplang, Karangpandan, Paiyem (70) meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Jl Solo-Tawangmangu di sisi barat Tugu Ireng Dusun Gerdu Bloro, Karangpandan, Minggu (3/2) pukul 03.30 WIB. Ia ditabrak orang tak bertanggung jawab menggunakan mobil.
 
"Korban pejalan kaki. Dia ditabrak lari. Dugaannya, kendahraan penabrak sebuah mobil. Mengalami luka parah di kepala dan kaki. Korban dan pelaku sama-sama menuju ke arah timur atau Tawangmangu. Korban berada di depan sedangkan penabrak di belakangnya," kata Kanitlaka Satlantas Polres Karanganyar, Iptu Sutarno kepada wartawan, Senin (4/2). 

Korban ditemukan dalam kondisi tak berdaya oleh masyarakat sekitar.

Penabrak diduga menggunakan mobil itu bukannya menolong usai mengetahui korban terkapar, justru kabur. Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), kendaraan pelaku terlalu ke kiri sampai keluar jalur seharusnya. Melihat kondisi korban sampai luka parah, diperkirakan mobilnya melaju kencang.  "Korban dibawa ke RSUD Karanganyar. Namun tidak tertolong. Ia meninggal dunia," katanya
 

Karpet Merah Bakal Tergelar di Malioboro Besok

Jalan Malioboro, mulai dari Toko Terang Bulan hingga Titik Nol Km akan ditutup sebagai tempat pergelaran Malioboro Fashion 1.000 Sarong, Minggu (10/02/2019) besok. Rencananya, karpet merah menutupi jalan mulai dari titik Monumen Serangan Umum 1 Maret Yogyakarta hingga utara Pasar Beringharjo.

“Untuk karpet merah mulai dari Monumen Serangan Umum 1 Maret hingga ke Pasar Beringharjo. Penutupan jalannya dari Toko Terang Bulan sampai Titik Nol Km,” ujar Mamat, Sekretaris II Jogja Heboh.

Ia menyampaikan bagi siapa yang ingin menonton pergelaran tersebut bisa memarkirkan kendaraan di Pesonna Tugu Hotel. “Peragaan ini bakal menghadirkan 1.348 sarung yang dikenakan 285 model. Mulai jam 15.00 hingga 17.00. Jadi, bagi yang parkir di Benteng Vredeburg dan sekitarnya enggak boleh keluar saat acara masih berlangsung,” tuturnya.