Peristiwa Editor : Danar Widiyanto Selasa, 12 Februari 2019 / 03:10 WIB

Bantu TKI Bermasalah di UEA, Ini Komitmen Pemerintah

JAKARTA, KRJOGJA.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Syafruddin menegaskan komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat Indonesia yang terkena masalah, termasuk para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di negara lain.

Hal tersebut diungkapkan Syafruddin saat bertemu dengan para TKI yang sedang bermasalah di shelter Konsulat Jenderal RI Dubai, Uni Emirat Arab, di sela-sela menghadiri kegiatan World Goverment Summit.

"Saya akan bicarakan permasalahan yang sedang dihadapi ini dengan kementerian dan lembaga terkait agar segera dapat diselesaikan. Karena negara pasti hadir untuk membela dan memberikan dukungan setiap warganya yang sedang bermasalah termasuk para TKI dimanapun berada," ujar dia di Jakarta, Senin (11/2/2019).

Dia mengungkapkan, sekitar 100 TKI Indonesia yang bermasalah untuk sementara ditampung di shelter Konsulat Jenderal (Konjen) RI Dubai, Uni Emirat Arab.

Para TKI yang mengalami masalah keimigrasian ini kebanyakan berasal dari Jawa Barat dan Nusa Tenggara Barat. Pada kesempatan tersebut, Mantan Wakapolri ini mengingatkan agar setiap TKI yang ingin bekerja di kawasan Timur Tengah untuk melengkapi dokumen yang dibutuhkan sebelum berangkat.

"Kami akan bantu mencarikan solusi terkait masalah keimigrasian ini. Tapi tolong saudara-saudara juga melengkapi dokumen yang dibutuhkan sebelum pergi ke luar negeri. Jangan mudah termakan rayuan oknum majikan atau penyalur tenaga kerja yang nanti katanya bisa membantu," jelas ‎dia.

Para TKI dapat bertanya kepada sesama rekannya yang telah sukses atau pun kepada aparat desa mengenai prosedur yang harus disiapkan dan dibutuhkan jika ingin bekerja di luar negeri. Sehingga saat sampai di negara tujuan, para TKI dapat bekerja dengan aman, terhindar dari masalah.

Sementara itu, Konjen RI untuk Dubai Ridwan Hassan menyatakan, terdapat sekitar 125 ribu warga Indonesia yang tinggal di Dubai dengan berbagai profesi. Saat ini Konjen Dubai menampung TKW bermasalah sebanyak 100 orang termasuk 2 Balita.

"Mereka umumnya lari dari majikan atau over stay dan kini sedang tahap penyelesaian agar bisa kembali ke tanah air," tandas dia.(*)