Jateng Editor : Danar Widiyanto Senin, 11 Februari 2019 / 22:50 WIB

Kejutkan Warga, 38 Rumah di Kudus Diterjang Puting Beliung

KUDUS, KRJOGJA.com - Hujan disertai angin puting beling menerjang puluhan rumah warga di Desa Temulus dan Desa Kesambi Kecamatan Mejobo Kudus, Senin (11/2/2019) petang hingga menyebabkan kerusakan. Sebagian besar atap rumah gentengnya berhamburan, dan sebuah rumah dindingnya jebol. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun KRJOGJA.com menyebutkan, pusaran angin menyambar sedikitnya 38 rumah warga di kedua desa itu. Di Kesambi, warga yang rumahnya tersapu angin berada di RT.03-RW.01, antara lain milik Jamari Urip, Suprapto, Ny Muntiah, Ny Sarah, Ny Suratmi, Ny Sunipah.

Sedang di Desa Temulus, angin puting belung merusak rumah warga di RT.04- RW.02, serta RT.04,05,06 dan RT.07- RW.03. Beberapa rumah yang atap gentengnya berserakan langsung diperbaiki melalui gotong royong warga, dibantu relawan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, TNI dan Polri.

Camat Mejobo Harso Widodo mengatakan, peristiwa angin puting beliung terjadi sekitar pukul 15.15 WIB. Kejadian diawali suara gemuruh dari arah selatan dan masuk menerjang rumah warga, hingga bagian atap jatuh berserakan. Bahkan, rumah milik Ny Ngatemi Denin, warga Temulus dindingnya jebol.

Salah seorang warga, Widodo (55) warga Temulus mengalami luka akibat terjatuh saat memperbaiki atap rumah. Namun korban langsung mendapatkan pertolongan petugas medis Puskesmas Mejobo.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus menyebutkan, angin puting menyebabkan 31 rumah di Desa Temulus dan tujuh rumah di Desa Kesambi rusak bagian atap. Tidak ada pohon tumbang dan tak ada jaringan yang rusak. “Kerugian atas kejadian itu mencapai sekitar Rp 20 juta,” katanya, Senin (11/02/2019) malam.

Untuk membantu rumah warga yang mengalami kerusakan, pihaknya memberikan bantuan 1.500 buah genteng, 500 batu bata dan beberapa sak semen. Rumah yang atapnya rusak ringan langsung diperbaiki. Sedang rumah rusak sedang dan cukup parah, pihaknya siap menerjunkan kembali tim relawan untuk membantu perbaikan, Selasa (12/2/2019).(Trq)