Jateng Editor : Agus Sigit Senin, 11 Februari 2019 / 15:36 WIB

ATMOSFIR PILPRES KIAN HANGAT

Di Klaten, Relawan 01 Resmikan Posko, 02 Pengajian Kebangsaan

KLATEN, KRJOGJA.com - Atmosfir Pilpres di Klaten semakin menghangat. Kehidupan politik di wilayah ini nampak kian dinamis pada Minggu (10/2). Yakni relawan pasangan Capres - Cawapres nomor urut 01 melakukan peresmian Posko pemenangan, sedangkan relawan Capres-Cawapres nomor urut 02, melakukan pengajian kebangsaan dan pembekalan.

Endang Srikarti Handayani anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Minggu malam (10/2), meresmikan Posko Kiat Sukses Klaten (KSK) untuk memenangkan pasangan calon  Presiden nomor urut 01, Jokowi - Ma’ruf Amin.

H Sukiyat, inisiator dan penggagas pendirian Posko KSK kepada pers di Bengkel Kiat Motor, mengemukakan, Kiat Sukses Klaten adalah nama Posko yang diresmikan di Bengkel Kiat Motor. "Posko ini baru didirikan sekarang  tetapi sebenarnya sudah digagas sejak lama, karena KSK tidak ingin mendahului partai dan teman-teman  partai koalisi  dalam pendirian posko ini." Kata Sukiyat.

Pengguntingan untaian bunga peresmian Posko KSK. Foto: Sri Warsiti

Dijelaskan, posko pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin ini dimaksudkan untuk sarana bersilaturahmi, berdiskusi, untuk melakukan pemantauan wilayah, melihat perkembangan dukungan di daerah dan sarana untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2019.

Di sisi lain, pada hari yang sama, Komando Macan Perkasa (KMP) 1912 dari tim pemenangan Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo - Sandi menggelar pengajian kebangsaan dan pembekalan relawan. Acara digelar di gedung IPHI Cawas, dengan menghadirkan koordinator juru bicara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Relawan KMP digembleng Dahnil Anzar. Foto: Sri Warsiti

Komandan KMP 1912 Klaten, M HusniTamrin mengemukakan, KMP memiliki struktur organisasi hingga di tigkat desa. Saat ini terus melakukan konsolidasi, sehingga KMP benar-benar solid dan fokus untuk memenangkan Prabowo – Sandi di Pilpres 17 April 2019 mendatang.

Acara pengajian kebangsaan tersebut dihadiri sekitar 1.000 orang. Antara lain hadir juga dari komponen Relawan Laskar Islam, Kopasandi, JPEIR, dan Pedas.

“Kita mengadakan pengajian, sekaligus pembekalan untuk teman-teman relawan, agar semakin mantap dan paham betul aturan hukum dalam Pemilu. Tahu apa yang harus dilakukan dalam tugasnya sebagai relawan, dan apa yang tidak boleh dilakukan,” jelas M Husni Tamrin. (Sit)