DIY Editor : Ivan Aditya Senin, 11 Februari 2019 / 15:30 WIB

Amerika Tujuan Utama Ekspor DIY

YOGYA, KRJOGJA.com - Ekspor DIY selama Desember 2018 menunjukkan peningkatan sebesar USD 37,7 juta naik 10,34 persen dibanding bulan sebelumnya. Dibandingkan setahun yang lalu, kumulatif Januari - Desember 2018, nilai ekspor meningkat 8,73 persen dengan lebih dari setengah nilai ekspor dikirim ke Amerika Serikat (AS), Jerman, dan Jepang.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY Johanes De Britto Priyono MSc mengatakan, nilai ekspor barang asal DIY yang dikirim lewat beberapa pelabuhan di Indonesia pada Desember 2018 tercatat USD 37,7 juta. Nilai ekspor tersebut naik 10,34 persen dibanding bulan sebelumnya sebesar USD 34,2 juta. Sementara dibanding 2017 selama Januari - Desember nilai ekspor naik 8,73 persen.

"Tiga besar negara tujuan utama ekspor barang DIY adalah AS dengan total nilai ekspor mencapai USD 13,4 juta atau 35,62 persen, Jerman dengan total nilai USD 5,9 juta atau 15,64 persen dan Jepang dengan total nilai USD 2,7 juta atau 7,19 persen pada Desember 2018. Dari 10 besar negara tujuan ekspor, nilai ekspor terendah dikirim ke Belgia yakni senilai USD 927,8 ribu atau 2,46 persen," ujar JB Priyono di Yogyakarta.

Dituturkan, komoditas utama ekspor dari DIY yaitu Pakaian Jadi Bukan Rajutan yang mencapai 40,49 persen, kemudian komoditas Perabot, Penerangan Rumah sebesar 11,93 persen dan Barang-barang Rajutan sebesar 11,56 persen selama Desember 2018. Dari sepuluh komoditas utama, komoditas dengan nilai ekspor terendah adalah Tutup Kepala sebesar 2,00 persen.

"Perkembangan komoditas ekspor terbesar dari November 2018 ke Desember 2018 adalah komoditas kertas/karton yang meningkat 59,77 persen. Perkembangan terbesar kumulatif adalah komoditas Tutup Kepala dengan peningkatan 66,80 persen (yoy)," imbuhnya.

Ekspor barang dari DIY menurut sepuluh negara tujuan dan komoditas utama menunjukkan AS masih menjadi tujuan utama terbanyak. Sebanyak tujuh dari sepuluh komoditas utama dikirim ke negara tersebut diantaranya Perabot, Penerangan Rumah sebesar 20,37 persen, Barang-barang Rajutan sebesar 56,54 persen, Barang-barang dari Kulit sebesar 47,15 persen, Jerami/Barang Anyaman sebesar 59,15 persen dan lainlain.

"Jepang merupakan peringkat kedua negara tujuan komoditas ekspor DIY. Dua komoditas dikirim ke Jepang yaitu Plastik dan Barang dari Plastik 32,71 persen dan Tutup Kepala 37,53 persen. Satu komoditas yaitu Pakaian Jadi Bukan Rajutan dikirim ke Jerman sebesar 32,71 persen," pungkas JB Priyono. (Ira)