Jateng Editor : Agus Sigit Jumat, 08 Februari 2019 / 19:35 WIB

TINGKATKAN PELAYANAN PENUMPANG

Dirut KAI Resmikan Kantor RMU Distrik Kutoarjo

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro meresmikan kantor PT Reska Multi Usaha (RMU) Distrik Kutoarjo, Jumat (8/2). Kantor milik anak perusahaan PT KAI itu akan menjadi pusat kordinasi petugas Reska dan optimalisasi bisnis perusahaan tersebut.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT RMU Muhammad Sahli, pendirian kantor tersebut merupakan upaya perusahaan untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang kereta. PT RMU merupakan penyedia jasa kebersihan stasiun dan kereta, katering selama perjalanan, parkir hingga event organizer 

Pendirian kantor di Kutoarjo karena stasiun tersebut berada di tengah jalur kereta lintas selatan Pulau Jawa. Kru kebersihan dan logistik PT RMU melakukan pergantian ketika kereta tiba di Stasiun Besar Kutoarjo.

Selain Kantor Distrik Kutoarjo, Dirut PT KAI juga meresmikan kantor cabang Purwokerto, Cirebon dan Semarang. Peresmian ditandai penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Edi Sukmoro didampingi Plt Dirut PT Reska. "Selain untuk pergantian petugas, kami akan buat Reska Operation Center di kantor Kutoarjo, fungsinya sebagai pusat kendali operasional perusahaan di wilayah tersebut. Kami ingin meningkatkan pelayanan jasa logisik di atas kereta," tutur Plt Dirut PT RMU Muhammad Sahli, menjawab pertanyaan KRJOGJA.com, usai peresmian.

Dirut PT KAI Edi Sukmoro mengemukakan, keberadaan kantor baru penting untuk mencukupi kebutuhan pengguna jasa PT KAI yang terus meningkat. Jumlah pengguna jasa PT KAI sepanjang tahun 2018 mencapai 425 juta jiwa. Jutaan pengguna itu, lanjutnya, membutuhkan pelayanan optimal sehingga mereka nyaman menggunakan jasa kereta api. "Kereta api harus jadi transportasi yang digandrungi masyarakat," tegasnya.

Terpisah, Manajer Humas PT KAI Daop V Purwokerto Supriyanto menambahkan, keberadaan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kabupaten Kulonprogo Yogyakarta akan berpengaruh positif pada sektor perkeretaapian. Lonjakan penumpang dan barang diperkirakan terjadi ketika bandara itu beroperasi. "Untuk menangkap peluang beroperasinya bandara NYIA, KAI maupun RMU selalu meningkatkan pelayanan. Tujuannya masyarakat semakn betah menggunakan kereta api," tandasnya. (Jas)