Pendidikan Editor : Danar Widiyanto Jumat, 08 Februari 2019 / 08:31 WIB

Program Pengabdian UJB, Bangun Fasilitas Pendukung Kebersihan Sendang Wungu

KULONPROGO, KRJOGJA.com - Dosen Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Janabadra (FT UJB) Yogyakarta melakukan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berupa pembangunan fasilitas Sendang Wungu di Dusun Cumetuk, Desa Kedungsari Pengasih Kulonprogo. Tim pengabdian diketuai Titiek Widyasari ST MT dengan anggota Ir Bing Santosa MT.

Titiek Widyasari mengatakan, Sendang Wungu merupakan salah satu sumber mata air yang masih dimanfaatkan warga setempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari terutama mandi dan mencuci. Namun permasalahan muncul setiap terjadi hujan yang cukup lama menyebabkan air di sendang keruh karena tidak memiliki sistem drainase dan pengendali aliran, sehingga limpasan air hujan bercampur kotoran dan lumpur dari hulu masuk ke sendang.

Menurut Titiek, selama ini cara mengatasinya dengan pengurasan air sendang menggunakan pompa. Solusi tersebut hanya mengatasi masalah jangka pendek, karena jika terjadi hujan lagi maka perlu pengurasan kembali yang membutuhkan waktu dan biaya. "Untuk mengatasi masalah ini, kami membangun fasilitas untuk menjaga kebersihan sendang bekerja sama dengan mitra," terang Titiek kepada KRJOGJA.com saat ditemui di ruang kerjanya, Kampus UJB Yogyakarta, Kamis (7/2/2019). Para mitra terdiri pemerintah Dusun Cumetuk dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) Desa Kedungsari.

Dijelaskan Titiek, program PKM ini didanai dari bantuan dana pengabdian melalui hibah pengabdian skim PKM Tahun 2018. Adapun fasilitas yang dibangun ada 4 yakni pembangunan talud batu kapur, pembangunan sistem drainasi bagian atas maupun bawah talud, pembangunan kamar mandi dan pemasangan kelengkapan kamar mandi berupa tandon air dan pompa, lengkap dengan instalasi pipa air.

Dikatakan Titiek, pelaksanaan kegiatan pengadian PKM ini diawali survey kondisi Sendang Wungu pada Maret 2018 dilanjutkan pengukuran dan pengumpulan data untuk merancang bangunan dan biaya. Kemudian penyusunan gambar kerja bangunan, menghitung rencana anggaran biaya bangunan (RAB) dan time schedule. Monitoring pelaksanaan pembangunan dilaksanakan dengan melibatkan partisipasi masyarakat diakhiri pembuatan laporan akhir pada September 2018 lalu. "Program telah selesai dan fasilitas yang dibangun telah diserahkan ke warga pada Desember kemarin," pungkasnya. (Dev)