DIY Editor : Agus Sigit Rabu, 06 Februari 2019 / 14:44 WIB

Bimtek Kimia Memberatkan, Ini Tanggapan Guru

YOGYA, KRJOGJA.com - Materi bimbingan teknik (Bimtek) guru SMA se-DIY menyambut Olimpiade Sains Nasional 2019 yang digelar Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) DIY Dikritisi para peserta. Penerapan materi baru mewajibkan guru melakukan pendalaman materi dibanding materi sebelumnya.

Salahsatu peserta bimtek, Danang selaku guru SMA Negri 1 Cangkringan mencontohkan dalam mata pelajaran kimia materi yang disampaikan terlalu memberatkan. "Sebenarnya tidak terlalu sulit, cuma aja ini hal yang baru untuk diterangkan bagi peserta didik, karena itu kan di luar teks yang ada," katanya, Rabu (06/02).

Sementara Prof. Anti Kolonial Prujusantoso sebagai pengisi materi Kimia dari Universitas Negri Yogyakarta (UNY) menuturkan, jika guru masih memberikan materi yang dulu maka dianggap kurang. Memang untuk Olimpiade anak-anak diminta menerapkan hasil rasionalnya untuk menguasai konsep selanjutnya anak dapat memecahkan masalahnya. "Kalau dulukan ada konsep, rumusnya diketahui terus dia hanya bisa menggunakan rumus itu," katanya.

Dari pantauan Krjogja.com, mulanya salah seorang guru menyampaikan tanggapanya tentang materi Kimia yang dirasa berat untuk diterapkan oleh sekolahnya. Kemudian Hal itu mendapat jawaban dari pemateri. "Yang memberatkan gurunya apa siswanya," katanya.

Prof. Anti Kolonial Prujusantoso juga menyampaikan, guru-guru agar menyesuaikan kemampuan dibidangnya . berangkat dari pengalaman membimbingnya selama bertahun-tahun Prof Anti mengganggap anak-anak dianggap mampu mengerjakan.

"Anak milenial beda sama anak jaman dulu," katanya. (Evi Nur Afiah)