Jateng Editor : Danar Widiyanto Rabu, 06 Februari 2019 / 07:10 WIB

Dihajar Hujan, Kondisi Jalan Pantura Makin Parah

PATI, KRJOGJA.com - Ruas Jalur Lingkar Selatan (JLS) dan jalan nasional di Pantai Utara (Pantura) wilayah Jateng timur kondisinya semakin rusak. Sejumlah ruas jalan terdapat lobangan berisi air. Bahkan jalan provinsi yang terletak di Desa Tendas Kecamatan Tayu, bisa dipastikan setiap harinya menyebabkan kecelakaan lalulintas. Kondisi tersebut sebagai akibat curah hujan yang tinggi dan mengakibatkan kerusakan jalan makin parah. 

Kondisi jalan nasional yang rusak, selain muncul banyak lubang besar juga terkelupasnya lapisan aspal. Selain itu, terdapat juga bagian bahu jalan yang berantakan karena sebagai jalan alternatif kendaraan bermuatan berat lewat yang melintas. 

Sepanjang ruas JLS yang mengalami kerusakan cukup parah, diduga akibat berat melebihi batas tonase. Hal yang sama terjadi di ruas jalan nasional antara kota Juwana-Rembang. Sehingga sangat mengganggu arus lalin Surabaya-Jakarta. 

Jojo (40), warga Juwana mengeluhkan kemacetan yang  terjadi di sebelah barat jembatan lama. "Bahkan sering ada truk putus as roda, akibat terperosok karena jalan berlobang sangat dalam," ujarnya Selasa (5/2/2019) malam. 

Hal yang sama, juga diungkapkan Heru Dapil. Warga Desa Ngablak Kecamatan Cluwak mengungkapkan kondisi jalan di kawasan Desa Tendas Kecamatan Tayu. "Sering terjadi laka lantas tunggal. Motor tiba-tiba oleng lalu terjerembab di tengah jalan," ujarnya. (Cuk)