Gaya Hidup Editor : Danar Widiyanto Senin, 04 Februari 2019 / 08:30 WIB

Asosiasi Seniman Rambut Jogja Resmi Berdiri, Jadi Barometer Barbershop

SLEMAN, KRJOGJA.com - Asosiasi Seniman Rambut Jogja, sebuah wadah perkumpulan pelaku barbershop (tempat cukur rambut pria) di DIY diresmikan, Sabtu (2/2/2018) malam di Barbercof, Seturan Depok Sleman. Persemian ditandai pemotongan tumpeng dihadiri 70 orang terdiri para owner barbershop juga barberman (tukang cukur rambut) se-DIY dan Jawa Tengah.

Ketua Asosiasi Miska Al Wafda mengatakan, tujuan dibentuknya asosiasi ini untuk menaungi barbershop yang ada di DIY. Karena menurut Miska, selama ini belum terjalin komunikasi yang baik antarbarbershop maupun antarpemilik barbershop dengan barberman, sehingga cenderung saling menjaga jarak. "Dengan adanya asosiasi ini diharapkan terjalin komunikasi yang baik dan mengurangi jarak," terang Miska kepada KRJOGJA.com disela acara.

Dijelaskan Miska, banyak hal yang bisa diperoleh anggota asosiasi. Selain bisa saling berbagi teknik mencukur rambut yang baik, juga sebagai wadah membicarakan standar pelayanan yang baik oleh barbershop kepada konsumen. Tak hanya itu asosiasi ini juga bertujuan mengangkat brand lokal misalkan produk pomade dari Yogyakarta.

"Kita ingin rangkul juga barbershop yang masih kecil atau pangkas rambut di pinggiran supaya ikut bergabung dalam asosiasi ini, menjadi satu dengan barbershop yang kelasnya sudah premium. Saya bercita-cita lewat asosiasi ini Yogyakarta menjadi barometer barbershop di Indonesia. Sehingga bukan hanya sebagai tempat kumpul para pelaku barbershop saja, tapi juga membahas banyak hal agar bisa maju bersama, dari Yogyakarta untuk Indonesia" tandas pemilik Barbercof ini.

Menurut Miska, sebulan sekali, asosiasi akan mengadakan pertemuan 'Barber Gathering' yang mengulas tema-tema yang berbeda. Dalam pertemuan perdana ini membahas mengenai teknik cukur rambut 'Modern Cut vs Classic Cut' menghadirkan artis/seniman rambut dari Yogyakarta yaitu Tengku Fadly dan Tonigenz. "Kedepan kita juga ingin mengadakan aksi sosial, misalkan cukur gratis di panti asuhan dan lain-lain," pungkasnya. (Dev)